Dari Separatis Menjadi Teroris, 4 Fakta Kelompok Abu Sayyaf

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah akun Abu Sayyaf di Facebook, bernama Striking Group, memposting foto empat pekerja konstruksi dari Kota Zamboanga yang ditawan. inquirer.net

    Sebuah akun Abu Sayyaf di Facebook, bernama Striking Group, memposting foto empat pekerja konstruksi dari Kota Zamboanga yang ditawan. inquirer.net

     

    4. Doktrin Kelompok Abu Sayyaf

    Abdullah Maute (kanan) bersama Isnilon Hapilon (tutup kepala kuning) yang diketahui sebagai pemimpin kelompok garis keras Abu Sayyaf di pulau Mindanao. AFP PHOTO/Philippine Army

    Abu Sayyaf bercita-cita mendirikan kekhalifahan Islam di Mindanao Barat dan kepulauan Sulu, yang berpenduduk Mayoritas Muslim di Filipina Selatan.

    pada 1990 Janjalani mendeklarasikan "Empat Kebenaran Pokok" yang menjadi tujuan dan ideologi Abu Sayyaf, seperti dilansir dari Counter Extremism Project.

    Pertama, Abu Sayyaf harus menjadi jembatan dan penyeimbang antara kelompok MNLF dan MILF, dan harus mengakui kedua kepemimpinan kelompok.

    Baca: Duterte Ajak Abu Sayyaf dan Pemberontak Komunis Berdamai

    Kedua, Abu Sayyaf bertujuan untuk membentuk pemerintahan Islam di Mindanao dengan tujuan perdamaian. Namun pokok kedua berkontradiksi dengan pokok ketiga, yakni perang diperbolehkan selama diperlukan jika terjadi penindasan dan ketidakadilan yang diderita oleh Muslim.

    Pokok keempat Abu Sayyaf meyakini perang hanya akan merusak perdamaian, kecuali dengan tujuan kemanusiaan yakni menegakkan kebenaran dan keadilan di bawah hukum Syariah, berdasarkan Al-Quran dan Hadits.

     


    ABS-CBN | CTC | RAPPLER | COUNTEREXTREMISM | AQIB SOFWANDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.