Rabu, 26 September 2018

Turki Kerahkan Pasukan Pemukul, Antisipasi Serangan Suriah

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) membersihkan satu desa lagi dari kelompok teroris PYD/PKK pada 01 Februari 2018 kemarin selama operasi kontra-terorisme di Afrin, Suriah, demikian sumber keamanan Turki mengatakan kepada Anadolu Agency. ANADOLU AGENCY

    Pasukan Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) membersihkan satu desa lagi dari kelompok teroris PYD/PKK pada 01 Februari 2018 kemarin selama operasi kontra-terorisme di Afrin, Suriah, demikian sumber keamanan Turki mengatakan kepada Anadolu Agency. ANADOLU AGENCY

    TEMPO.CO, JakartaTurki mengerahkan pasukan pemukul dan senjata berat ke sebelah barat daya perbatasan dengan Suriah. "Pengerahan ini untuk antisipasi serangan besar pasukan pemerintah Suriah dan sekutunya ke posisi yang dikuasai pemberontak," Al Jazeera melaporkan.

    Pada Kamis dini hari waktu setempat, 13 September 2018, tampak satu konvoi militer Turki tiba di pos terdepan dekat Kota Morek, sebelah utara Provinsi Hama Suriah.

    Baca: Turki: Dunia Tutup Mata Pembunuhan di Idlib Suriah

    Militer Suriah menjatuhkan bom barrel ke sejumlah bangunan dan gedung di Darayya, Suriah, yang dikuasai pasukan pemberontak, pada 2014. Telegraph

    Al Jazeera juga melaporkan, sebuah pesawat militer terlihat menurunkan puluhan anggota tentara di lapangan terbang sipil di Provinsi Hatay, sekitar 50 kilometer dari perbatasan Turki-Suriah. "Belum ada keterangan resmi, apakah mereka akan menuju ke perbatasan."

    Turki, saat ini, menjadi tuan rumah bagi 3,5 juta pengungsi Suriah setelah negeri mereka diamuk perang saudara yang melibatkan pemberontak dengan pasukan pemerintah yang mendapatkan dukungan Rusia.

    Menurut Metin Gurcan, seorang ahli keamanan Turki, pengiriman pasukan tersebut untuk memperkuat keamanan.Helikopter Miltier Turki T129 ATAK

    "Jika Anda perhatikan tipe senjata yang dikirimkan ke sana saya akan mengatakan, seluruhnya demi untuk tujuan memperkuat pertahanan. Oleh karena itu, saya tidak berpikir Turki melakukan serangan dan pasukannya memiliki kemampuan masuk ke Idlib," ucapnya.

    Baca: Turki, Rusia dan Iran Gagal Sepakat Gencatan Senjata di Suriah

    Sekitar 40 ribu orang siap meninggalkan Idlib setelah Suriah didukung Rusia melakukan serangan udara secara intensif selama lebih dari dua pekan. PBB memperkirakan, dalam sebuah skenario terburuk, sekitar 900 ribu warga sipil akan meninggalkan Idlib jika serangan darat dimulai.

    Para pejabat Turki berkali-kali memperingatkan Rusia dan pemerintah Suriah untuk tidak melakukan serangan ke Idlib. "Serangan itu akan menimbulkan gelombang pengungsi secara masif menuju ke Turki."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.