Kamis, 15 November 2018

Paus Francis Ingin Dugaan Pelecehan Seks Uskup Amerika Dibuktikan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus menyapa jemaah muncul sebelum menyampaikan pesan Paskah-nya dari balkon yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 1 April 2018. Paus menyerukan perdamaian di Tanah Suci Yerusalem dua hari setelah 15 orang Palestina tewas di perbatasan Israel-Gaza. Osservatore Romano/REUTERS

    Paus Fransiskus menyapa jemaah muncul sebelum menyampaikan pesan Paskah-nya dari balkon yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 1 April 2018. Paus menyerukan perdamaian di Tanah Suci Yerusalem dua hari setelah 15 orang Palestina tewas di perbatasan Israel-Gaza. Osservatore Romano/REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Vatikan mengizinkan dilakukannya sebuah penyidikan pada seorang uskup dari Amerika Serikat yang dituduh telah melakukan pelecehan seksual. Izin itu diberikan dalam sebuah pertemuan yang dilakukan antara Paus Francis dengan Kepala Uskup Amerika Serikat, Kardinal Daniel DiNardo, dan sejumlah uskup lainnya pada Kamis, 13 September 2018, waktu Roma, Italia.

    Dalam kesempatan itu, Vatikan mengumumkan Paus Francis telah menerima pengunduran diri uskup dari West Virginia, Michael Bransfield. Sedangkan Uskup dari Baltimore, Amerika Serikat, William Lori, mengatakan Paus Francis telah menginstruksikan padanya untuk melakukan sebuah penyelidikan terkait tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Uskup Bransfield.

    Baca: Paus Francis: Pertemuan Uskup Bahas Pelecehan Seksual 

    Kardinal DiNardo bersama Kardinal dari Boston - Sean O'Malley dan sejumlah petinggi gereja lainnya dari Konferensi para Uskup Katolik bertolak dari Amerika Serikat ke Vatikan untuk melakukan pertemuan dengan Paus Francis. Pertemuan ini dilakukan menyusul tuduhan dugaan adanya perbuatan tak patut yang dilakukan oleh Mantan Kardinal, Theodore McCarrick dan tuduhan pelecehan seksual dalam lingkaran gereja di Amerika Serikat dan Vatikan.

    Saat ini muncul pula permintaan agar dilakukan penyelidikan terhadap McCarrick. Dikutip dari situs nbcnews.com pada Kamis, 13 September 2018, DiNardo ingin mendapatkan jawaban atas segala tuduhan tersebut, yang mengguncang Vatikan, termasuk Paus Francis.   

    Baca: Paus Fransiskus Temui Uskup AS yang Menuntutnya Mundur   

    Hingga Kamis, 13 September 2018, Vatikan belum merespon tuduhan yang disampaikan oleh Mantan Duta Besar Vatikan untuk Amerika Serikat, Carlo Maria Vigano. Dalam tuduhannya, Vigano mengatakan Paus Francis telah merehabilitasi McCarrick dari sanksi-sanksi yang dijatuhkan oleh Paus Benedict XVI karena McCarrick dituduh telah mengundang secara rutin para seminari ke kediamannya dan ke kamarnya.  

    Paus Francis telah mencopot McCarrick sebagai Kardinal pada Juli 2018 menyusul sebuah investigasi yang membuktikan tuduhan dia telah meraba-raba seorang remaja laki-laki pada 1970-an, ternyata benar. Setelah McCarrick dijatuhi sanksi, mantan seminari dan imam buka suara bahwa mereka juga pernah dilecehkan oleh McCarrick.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.