Turki Hukum 6 Narapidana, Diduga Hina Erdogan Lewat Kartun

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rusia, Vladimir Putin (paling kiri), Presiden Iran, Hassan Rouhani (tengah), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berpose sebelum menggelar KTT Tiga Negara membahas solusi akhir konflik di Suriah, yang digelar di Teheran pada Jumat, 7 September 2018. Sputnik News

    Presiden Rusia, Vladimir Putin (paling kiri), Presiden Iran, Hassan Rouhani (tengah), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, berpose sebelum menggelar KTT Tiga Negara membahas solusi akhir konflik di Suriah, yang digelar di Teheran pada Jumat, 7 September 2018. Sputnik News

    TEMPO.CO, Jakarta -Turki menjatuhkan hukuman tambahan terhadap enam narapidana yang dipenjara di Provinsi Bolu. Mereka diduga menghina Presiden Racep Tayyip Erdogan melalui karya seninya berbentuk kartun untuk sebuah majalah.

    "Mereka dihukum dengan cara diisolasi karena diduga menghina Presiden Erdogan" tulis situs berita Turkish Minute.

    Baca: Presiden Erdogan Kecam Tindakan Rasis terhadap Mesut Ozil

    Seorang pria mengibarkan bendera nasional Turki dalam peringatan setahun gagalnya kudeta militer di Jembatan Bosphorus, Istanbul, Turki, 15 Juli 2017. Lebih dari 50.000 orang dipenjara, termasuk tokoh oposisi. REUTERS/Osman Orsal

    Hukuman itu diketahui publik setelah seorang narapidana, Emrah Yayla mengirim surat kepada kantor berita Bianet. Dalam suratnya, dia mengatakan, mereka berenam menjalani hukuman isolasi selama 10 hari. "Kami dipersalahkan karena kartun untuk majalah budaya dan seni Ayvaz, yang kami didirikan di penjara," ungkapnya. Yayla juga menyampaikan petisi agar hukuman isolasi dibatalkkan karena tidak melalui proses peradilan.Ribuan Warga Turki Peringati Setahun Kudeta

    Pemerintah Turki setelah terjadi kudeta pada Juli 2016 lalu, menganggap kritikan sekecil apapun adalah penghinaan. Akibatnya, ratusan masyarakat Turki, termasuk siswa sekolah menegah, menghadapi tuduhan atas penghinaan Presiden Erdogan.

    Baca: Erdogan Menang Pemilu Turki, Apa yang Akan Dilakukan?

    Menurut laporan kantor berita Anadolu, pada 21 Juli 2018, tim polisi cybercrime Turki menetapkan dugaan 126.000 akun media sosial memiliki kaitan dengan organisasi teroris dalam dua tahun terakhir.

    TURKISHMINUTE | AQIB SOFWANDI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.