Kamis, 15 November 2018

Interpol Sudan Selamatkan 94 Korban Perdagangan Manusia

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak-anak pengungsi makan bersama saat berbuka puasa di kamp pengungsian Abo Shouq di Al Fashir, Darfur Utara, Sudan, 15 Juni 2017. Sejumlah warga terpaksa menghabiskan waktu selama bulan Ramadan di kamp pengungsian akibat perang saudara di Sudan Selatan. REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

    Anak-anak pengungsi makan bersama saat berbuka puasa di kamp pengungsian Abo Shouq di Al Fashir, Darfur Utara, Sudan, 15 Juni 2017. Sejumlah warga terpaksa menghabiskan waktu selama bulan Ramadan di kamp pengungsian akibat perang saudara di Sudan Selatan. REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi di Sudan berhasil menyelamatkan 94 korban perdagangan manusia, termasuk 85 anak-anak, dari tambang emas dekat Khartoum.

    "Selain di ibu kota Sudan, interpol juga menyelamatkan korban di lapangan terbang internasional dan beberapa tempat lainnya," Al Arabiya melaporkan, Senin 10 September 2018.

    Baca: Pengiriman TKI Ilegal ke Sudan, Korban Dilecehkan dan Tak Digaji

    Sejumlah anak perempuan mengikuti belajar Al Quran pada bulan Ramadhan di Khalwa sheikh Tigani di Darfur selatan, Sudan, 6 Juni 2017. REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

    Melalui sebuah pernyataan, Interpol Sudan mengatakan, dalam sebuah operasi yang digelar pada 26-30 Agustus 2018, pihaknya menangkap 14 orang, 12 orang di antaranya perempuan. "Mereka sekarang kami tahan."

    Organisasi kepolisian internasional ini menjelaskan, banyak di antara yang diselamatkan masih anak-anak. Mereka ditemukan saat sedang bekerja secara ilegal di tambang emas sebelah timur Khartoum.Sejumlah anak-anak mengikuti belajar Al Quran pada bulan Ramadhan di Khalwa sheikh Tigani di Darfur selatan, Sudan, 6 Juni 2017. REUTERS/Mohamed Nureldin Abdallah

    "Kami menyelamatkan anak-anak itu di sana, termasuk bocah berusia 10 tahun yang sedang menangani merkuri dan sianida," bunyi pernyataan Interpol Sudan sebagaimana dikutip Al Arabiya, Senin.

    Baca: Sudan Menolak Normalisasi Hubungan dengan Israel

    Penyelamatan perdagangan manusia itu dilancarkan setelah mendapatkan laporan dari sejumlah negara termasuk Chad, Eritrea, Niger dan Sudan Selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.