Senin, 24 September 2018

Trump Ancam Naikkan Tarif Impor Berikutnya untuk Cina

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Businessturkeytoday.com/

    Ilustrasi perang dagang Amerika Serikat dan Cina. Businessturkeytoday.com/

    Produk Apple

    Kantor Perwakilan Perdagangan AS menerima 6000 komentar selama 7 hari dari publik soal rencana kenaikan tarif oleh pemerintahan Trump. Kebanyakan komentar dari perusahaan yang menginginkan agar produk jualan mereka dikeluarkan dari daftar tarif karena akan mempersulit kinerja perusahaan.

    Perusahaan besar Apple Inc mengatakan sebagian besar produk yang dijualnya terkena tarif untuk paket impor US$200 miliar dari Cina. Tapi, produk iPhone belum terkena. Produk yang terkena seperti AirPods, headphone Beats, dan smart speaker HomePod.

    Soal ini, Trump mengatakan Apple bisa menghindari terkena kenaikan tarif ini dengan memindahkan kegiatan produksinya dari Cina ke AS. “Dan mendapatkan insentif pajak,” kata Trump lewat cuitannya. “Mulai membangun pabrik baru sekarang.”

    Baca: 

    Trump Incar Jepang dalam Perang Dagang Lanjutan?

    Menurut pelobi produk konsumen David French, ada banyak produk konsumen yang dijual perusahaan besar ritel seperti Amazon yang terkena kenaikan tarif ini.

    “Orang-orang Cina tidak terkena tarif ini. Keluarga Amerika yang membayar kenaikan tarif ini. Ini pajak dan mengenai kantong setiap orang di negara ini,” kata David French, yang berprofesi sebagai pelobi untuk Federasi Retail Nasional.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep