Rabu, 26 September 2018

Wajibkan Pekerja Pakai Bra, Perusahaan Digugat Melanggar HAM

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christina Schell menggugat perusahaannya telah melakukan pelanggaran HAM karena mewajibkannya mengenakan bra saat bekerja.

    Christina Schell menggugat perusahaannya telah melakukan pelanggaran HAM karena mewajibkannya mengenakan bra saat bekerja.

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pekerja wanita asal Alberta, Kanada bernama Christina Schell menggugat perusahaannya yang telah melakukan pelanggaran HAM karena mewajibkan dirinya mengenakan bra saat bekerja.

    Schell, asal Alberta, yang tetap menolak mengenakan bra saat bekerja kemudian dipecat oleh perusahaannya.

    Baca: Hari Buruh di Filipina, Buruh Tuntut Penghapusan Kontrak Kerja

    Menurut laporan Daily Mail, Sabtu, 1 September 2018, bos Schell bernama Dough Robb, general manajer Osoyoos Golf Club menjelaskan, dirinya diwajibkan mengenakan bra untuk melindungi dirinya dar anggota klub golf tersebut.

    "Saya tahu apa yang terjadi di klub golf ketika alkohol dilibatkan," kata Schell menjawab pernyataan Robb.

    Wanita usia 25 tahun ini berhenti mengenakan bra sekitar 2 tahun lalu setelah dia merasa tidak nyaman.

    Baca: Melawan Kebijakan Pemerintah, Pekerja Kereta Api Prancis Mogok

    Keputusannya menggunakan UU HAM untuk menggugat perusahaan tempatnya bekerja, didasarkan pada kesadarannya yang muncul menyaksikan pria tidak memiliki banyak hambatan tentang cara mereka berpakaian.

    "Ini berdasarkan gender dan itu sebabnya ini isu HAM," ujarnya.

    Schell tidak sendirian menghadapi masalah bra ini. Seorang pekerja di McDonald's, Kate Gosek juga bertarung di tempat kerjanya karena pilihannya untuk tidak memakai bra selama bekerja.

    Gosek, 19 tahun, dihadapkan dengan beberapa manajer yang tak suka dengan pilihannya tak memakai bra. 

    Baca: Miliarder AS Didakwa Bunuh Pekerja Bunker Nuklir

    Pekan ini, dua manajer Gosek menyatakan permohonan maaf kepada Gosek. McDonald's di Kanada memastikan tidak ada aturan yang mewajibkan pekerja perempuan mengenakan bra.

    Menurut Undang-undang antidiskriminasi menyatakan, adalah ilegal bagi perusahaan melakukan diskriminasi terhadap individu karena rasnya, warna, agama, jenis kelamin, dan asal bangsanya.

    Jika Gosek berhasil mendapatkan haknya, Schell masih menunggu jawaban terhadap perusahaan tempat ia bekerja yang digugat melakukan pelanggaran HAM karena mengharuskannya memakai bra saat bekerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.