Perang Dagang Amerika Vs Cina Berlanjut, Harga Mulai Naik

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden AS, Donald Trump berbincang dengan Presiden China, Xi Jinping saat menyambut kedatangannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, 6 April 2017. Pertemuan ini merupakan pertama kalinya dalam upaya memetakan haluan hubungan bilateral pada era baru antara AS dan China. REUTERS/Carlos Barria

    Presiden AS, Donald Trump berbincang dengan Presiden China, Xi Jinping saat menyambut kedatangannya di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida, 6 April 2017. Pertemuan ini merupakan pertama kalinya dalam upaya memetakan haluan hubungan bilateral pada era baru antara AS dan China. REUTERS/Carlos Barria

    TEMPO.CO, Beijing – Perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina meningkat setelah kedua negara menerapkan kenaikan tarif impor tahap kedua sebesar 25 persen untuk jumlah impor sebesar US$16 miliar atau sekitar Rp234 triliun.

    Ini terjadi di tengah proses pembicaraan pejabat level menengah kedua negara di Washington untuk mencari solusi soal perang dagang, yang dimulai pada awal Juli 2018 itu.

    Pemerintah AS mengenakan sanksi ini untuk 279 produk impor asal Cina seperti semikonduktor, bahan kimia, plastik, sepeda motor, dan scooter listrik.

    “Cina melakukan retaliasi dengan mengenakan kenaikan tarif serupa untuk sejumlah produk impor asal AS dengan jumlah yang sama,” begitu dilansir CNBC pada Kamis, 23 Agustus 2018 waktu setempat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPU Menetapkan Jokowi Widodo - Ma'ruf Amin Pemenang Pilpres 2019

    Pada 21 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum menetapkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Inilah komposisi perolehan suara.