Presiden Xi Jinping ke Korea Utara September Ini, Ada Apa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melakukan <i>tos wine</i> dengan Presiden Cina Xi Jinping di Great Hall, Beijing, Cina, 20 Juni 2018. KCNA via REUTERS

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, melakukan tos wine dengan Presiden Cina Xi Jinping di Great Hall, Beijing, Cina, 20 Juni 2018. KCNA via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Cina Xi Jinping akan berkunjung ke Korea Utara pada September mendatang. Kunjungan ini akan menjadi yang pertama bagi Xi sebagai pemimpin Cina sejak tahun 2005.

    Kunjungan presiden Xi untuk mempererat hubungan Cina dan Korea Utara sebagai tetangga dekat selama ini. Presiden Cina yang pertama berkunjung ke Pyongyang adalah Hu Jintao pada  tahun 2005.

    Baca: Cina Raih Kemenangan Terbesar dari Pertemuan Kim Jong Un-Trump

    Sumber The Straits Times melaporkan tentang rencana presiden Xi ke Pyongyang pada hari Jumat, 17 Agustus 2018.

    Menurut laporan The South China Morning Post, pemimpin Korea Utara Kim Jong Un telah mengundang presiden Xi untuk berkunjung ke Pyongyang untuk menghadiri perayaan 70 Tahun berdirinya negara Korea Utara pada 9 September.

    Jika bagi presiden Xi kunjungan ke Korea Utara sebagai yang pertama, maka Kim Jong Un sudah tiga kali berkunjung ke Cina tahun ini.

    Baca: Air China Pembawa Kim Jong Un Ternyata Pesawat PM Cina Li Keqiang

    Cina merupakan negara yang terpenting bagi Korea Utara di bidang perdagangan. Kim Jong Un ingin meningkatkan kerja sama dengan Cina dan untuk melakukan reformasi ekonomi.

    Pekan ini, Amerika Serikat telah menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Cina yang terbukti mengekspor rokok dan minuman alkohol ke Korea Utara. Amerika Serikat menuding perusahana Cina itu melanggar embargo ekonomi yang masih diberlakukan terhadap Korea Utara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.