Selasa, 25 September 2018

Tolak Panti Jompo, Pria Ini Bawa Ibunya ke Kantor Setiap Hari

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak Ini Membawa Ibunya ke tempat kerja setiap hari. [ASIA ONE]

    Anak Ini Membawa Ibunya ke tempat kerja setiap hari. [ASIA ONE]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pria di Cina sangat menyayangi ibunya yang uzur dan menderita alzheimer, sehingga setiap hari ia membawa ibunya ke tempat kerja. Sudah lebih dari tiga tahun ia melakukan hal tidak biasa itu.

    Wu Tianxi, nama karyawan yang membawa ibunya berusia 93 tahun ke tempat kerjanya. Ia bekerja di Guizhou Jiuyi Road and Bridge Corporation. Tempat kerjanya di kota Xiangshui, Dafang, sekitar 30 kilometer dari rumahnya di kota Bijie, provinsi Guizhou.

    Baca: Rekaman Percakapan Ibu-Anak Ini Menyentuh, Ditonton Jutaan Orang

    Setiap hari kerja Wu bangun sekitar pukul 5 pagi, lalu memakaikan baju untuk ibunya, mencuci wajahnya serta menggosok giginya. Ibunya secara fisik sehat namun masalahnya dia menderita Alzheimer yang parah.

    Keputusan Wu Tianxi membawa ibunya ke tempat kerja setelah kejadian sekitar tiga tahun lalu. Ibunya mulai lupa jalan pulang ke rumah dan bahkan dia beberapa hilang. Peristiwa lebih buruk terjadi. Ibunya semakin sering lupa alamat rumah, bahkan lupa namanya dan nama anak-anaknya.

    "Saya khawatir tentang dirinya andai dia tinggal di rumah sendiri dan tak seorangpun merawatnya. Ini menyakinkan saya untuk membawanya ke tempat kerja dan menjaganya," kata Wu seperti dikutip dari Asia One, 3 Agustus 2018.

    Baca: Singapura Tempat Terbaik di Asia untuk Ibu  

    Saat Wu Tianxi bekerja, ibunya berjalana-jaln di halaman dan menikmati sinar matahari. Malangnya, perempuan ini tidak lagi mengenai Wu, dan kerap berusaha mengenali Wu.

    Para pekerja jadi terbiasa menyaksikan ibu Wu dan mendukung Wu merawat ibunya.

    "Selama 3 tahun ini, dia telah merawatnya. Ini sangat berat baginya," kata Long Heyun, rekan kerja Wu Tianxi.

    Wu menolak mengirim ibunya ke panti jompo setiap kali teman-temannya bertanya.

    Baca: Ibu di Thailand Menangis, Anak Dipermalukan Guru Soal SPP

    "Ibu saya bekerja keras sepanjang hidupnya dan bekerja keras membesarkan saya dan saudara-saudara saya. Dia tidak mau menyusahkan kami di masa tuanya. Sekarang dia tidak dapat menjaga dirinya sendiri dan saya tidak akan meninggalkanya dari perhatian saya," ujar Wu.

    Wu mendoakan ibunya yang sudah uzur agar tetap sehat dan panjang umur. "Saya berharap dia tetap sehat dan panjang umur sehingga saya tetap dapat merasakan kehangatanya cintanya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Haringga Sirla, Korban Ketujuh Ricuh Suporter Persib dan Pesija

    Haringga Sirla menjadi korban ketujuh dari perseteruan suporter Persib versus Persija sepanjang 2012 sampai 2018.