Selasa, 23 Oktober 2018

Rekaman Percakapan Ibu-Anak Ini Menyentuh, Ditonton Jutaan Orang

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rekaman percakapan anak dan Iiu yang ditonton jutaan orang. [ ASIA ONE]

    Rekaman percakapan anak dan Iiu yang ditonton jutaan orang. [ ASIA ONE]

    TEMPO.CO, Jakarta -  Rekaman percakapan seorang anak laki-laki usia 4 tahun dengan ibunya setelah sepulang sekolah diunggah ke media sosial dan seketika viral hingga ditonton jutaan orang dan dibagikan ribuan orang.

    Dalam percakapan itu ia menangis setelah mendengarkan ucapan Kani, anaknya.
    Sang ibu bernama Tae The Kavarin yang mengunggah rekaman percakapan dirinya dengan anaknya awalnya tidak menyangka akan menjadi viral.

    Baca: 11 Anak Kelaparan Ditemukan di Pemukiman Terpencil di AS

    Berawal setelah Kani dijemput ibunya dan mobil yang dikendarai Kavarin bergerak meninggalkan sekolah. Kani berujar: Kamu tidak berhenti bekerja. Bahkan untuk sehari."

    "Saya harus bekerja. Bagaimana saya dapat berhenti bekerja?," jawab sang ibu, seperti dilansir oleh Asia One, Kamis, 8 Agustus 2018.

    "Tidak, saya tidak mau kamu pergi bekerja," ujar bocah itu.

    Ibunya kemudian bertanya siapa yang harus bekerja.

    "Ayah. Saya berharap kamu tinggal di rumah dengan saya, makan dan tidur," ujar Kani seraya menyakinkan ibunya bahwa dia akan bekerja saat dewasa nanti.

    Percakapan ibu dan anak kembali berlanjut. Kavarin menanyakan mengapa dia menginginkan ibunya tinggal di rumah dengannya dan tidak pergi kemana-mana.

     

    "Karena, karena... hati ini bersamamu," ujar bocah laki-laki ini sambil memegang dadanya.

    "Hati siapa itu,?" ujar Kavarin dengan nada suara kaget.

    "Hati saya, hati Kani."

    Baca: Arab Saudi Siapkan Fasilitas Pengasuhan Anak-anak Jemaah Haji

    "Katakan itu lagi, dengan siapa hatimu, ujar sang ibut itu sambil terisak menangis.

    Kani kembali mengatakan hatinya ada bersama ibunya.

    Sang ibu kembali bertanya kepada anaknya tentang di mana hatinya.

    "Hatimu ada di dalam hati saya," kata balita itu dengan meneteskan air matanya seraya memegang kembali dadanya.

    Dari rekaman video itu terdengar isak tangis sang ibu seraya berjanji kepada anak laki-lakinya itu bahwa dia tidak akan bekerja lagi untuk menemaninya. Anak laki-laki itu tersenyum gembira.

    Rekaman percakapan ibu dan anak ini ditayangkan di Facebook pada 3 Agustus 2018 sore. Hingga Selasa 7 Agustus, sudah lebih dari 6,2 juta orang menontonnya dan lebih dari 60 ribu orang membagikan video tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.