Selasa, 23 Oktober 2018

Relawan Arab Saudi Sambut Kedatangan Jemaah Haji Yaman

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon jemaah haji Iran tiba di Madinah. [SPA]

    Calon jemaah haji Iran tiba di Madinah. [SPA]

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekitar 200 relawan Arab Saudi yang bekerja secara bergantian menyambut kedatangan calon jemaah haji Yaman yang masuk melalui Al-Wadeah, Provinsi Sharoura.

    Menurut laporan Al Arabiya, lebih dari 4.600 calon jemaah haji asal Yaman masuk ke Kerajaan melalui pos penjagaan Al-Waedah sejak empat hari lalu. "Jumlah keseluruhan jemaah haji Yaman mencapai 25 ribu orang. Mereka diharapkan masuk ke Kerjaan untuk menunaikan ibadah haji melalui pos penjagaan ini."

    Baca: Imam Tunisia: Arab Saudi Pakai Dana Haji Perangi Suriah dan Yaman

    Warga Negara Indonesia terjaring petugas keamanan Arab Saudi saat musim haji di Mekkah. Foto: Dok KJRI Jeddah

    Demi kelancaran perjalanan calon jemaah haji Yaman, petugas di pos pemeriksaan bekerja sepanjang waktu. Departemen Bea dan Cukai, misalnya, mengerahkan hampir seluruh pegawainya tahun ini di pos penjagaan. "Bahkan para jemaah mendapatkan jalur khusus untuk mempercepat proses pemeriksaan."Sejumlah jamaah calon haji tahun 2018 berfoto selfie dengan saat tiba di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Ahad, 29 Juli 2018. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Demikian juga Pusat Pemantauan Kesehatan Direktorat Kesehatan di Najran. Lembaga ini melalukan pemeriksaan medis, memberikan vaksinasi, pengobatan dan menyediakan kebutuhan perawatan kesehatan bagi para jemaah.

    Baca: Saudi Tuding Seruan Qatar Soal Haji Picu Perang di Teluk

    Calon jemaah haji dari seluruh dunia mulai berdatangan ke Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam kelima. Sejak pekan kemarin, lebih dari 600 ribu jemaah mulai masuk ke Arab Saudi. Sebagian menuju Madinah dan Mekkah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.