Selasa, 23 Oktober 2018

Vegetasi Kering Picu Kebakaran California Jadi yang Terbesar

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran hutan yang melintasi kawasan Lakeport, California, Senin, 30 Juli 2018. Ribuan orang dievakuasi akibat kebakaran yang merambat ke pemukiman penduduk ini. AP/Noah Berger

    Seorang petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan kebakaran hutan yang melintasi kawasan Lakeport, California, Senin, 30 Juli 2018. Ribuan orang dievakuasi akibat kebakaran yang merambat ke pemukiman penduduk ini. AP/Noah Berger

    TEMPO.CO, California – Dua kebakaran besar yang terjadi di kawasan vegatasi di California utara, Amerika Serikat, telah menjadi kebakaran terbesar dalam sejarah negara bagian itu.

    Baca:

     

    Kebakaran yang terjadi di area Mendocino Complex telah menyebar seluas 1,148 kilometer persegi. Ini lebih luas dibandingkan kebakaran pada Desember 2017 di California selatan, yang mengenai lahan seluas 1,141 kilometer. Kebakaran pada tahun lalu itu menghanguskan sekitar seribu bangunan dan berhasil dipadamkan pada Januarli 2018.

    “Saat ini, kebakaran yang terjadi di utara San Fransisco telah menghanguskan 75 rumah dan baru berhasil dipadamkan 30 persen,” begitu dilansir media USA Today, Senin, 6 Agustus 2018.

    Petugas pemadam kebakaran dari unit Cal Fire Mendocino melindungi dirinya dari asap dan abu saat kebakaran di Lakeport, California, Senin, 30 Juli 2018. Kebakaran telah melahap lebih dari 800 rumah dan menewaskan enam orang. AP/Marcio Jose Sanchez

    Api terus menyebar membakar vegetasi kering di kasawasan pedesaan California akibat perubahan iklim di kawasan ini. Sekarang api mulai mendekati kawasan pemukiman perkotaan. Namun, pembangunan rumah yang merambah hingga pedesaan juga disebut sebagai penyebab kebakaran mudah terjadi.

    Ada sekitar 14,000 pemadam kebakaran tersebar berusaha memadamkan belasan titik api besar di California Utara seperti kawasan Redding, Carr dan Mendocino itu.

    “Saya ingat dua tahun lalu ada sekitar 10 – 12 ribu pemadam kebakaran di California, Oregon, Washington. Tapi tidak pernah mencapai 14 ribu orang. Sekarang kami melihatnya,” kata Scott McLean, juru bicara departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran seperti dilansir USA Today.

    Pada akhir pekan, Kepala Pemadam Kebakaran California, Charlie Blankenheim, tim berhasil menekan penyebaran titik api di kawasan Mendocino Complex menggunakan pesawat pemadam kebakaran yang menyiram air. Namun, satu titik lainnya malah menyebar dan memasuki kawasan Hutan Nasional Mendocino.

    Baca:

     

    Soal kebakaran besar di California utara ini, Presiden AS, Donald Trump, kembali mengkritik undang-undang lingkungan di negara bagian itu yang menghambat penggunaan air untuk pemadaman kebakaran.

    “Kebakaran besar di California menjadi semakin besar dan memburuk karena undang-undang lingkungan yang buruk, yang tidak mengizinkan air dalam jumlah besar digunakan,” cuit Trump lewat akun @realdonaldtrump.

    Menurut Trump, air malah diarahkan mengalir ke Samudera Pasifik. Dia mengatakan pohon juga harus ditebang untuk menghambat penyebaran kebakaran. Trump meminta Gubernur California, Jerry Brown, mengizinkan air dialirkan secara bebas dari utara ke selatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.