Selasa, 23 Oktober 2018

Amerika Serikat Minta Izin WTO Jatuhkan Sanksi ke Indonesia

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Ekspor Import. Getty Images

    Ilustrasi Ekspor Import. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat pada Senin, 6 Agustus 2018, meminta kepada Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO agar mengizinkan negara itu menjatuhkan sanksi kepada Indonesia. Permintaan tersebut dikeluarkan Washington setelah Amerika memenangi sebuah sengketa dagang yang disebut negara itu telah merugikan sektor bisnisnya hingga US$ 350 juta atau setara Rp 5 triliun.

    Dikutip dari Reuters pada Selasa, 7 Agustus 2018, Amerika Serikat dan Selandia Baru memenangi putusan WTO pada 2017 untuk melawan aturan dari Indonesia yang melarang impor makanan, juga produk tanaman dan hewan, di antaranya apel, anggur, kentang, bawang, bunga, jus, buah-buah kering, hewan ternak, ayam, dan daging sapi. Atas putusan WTO itu, Indonesia mengajukan banding tapi kalah.

    Baca: Kementerian Perdagangan Ajukan Banding di WTO

    Ilustrasi supermaket jika produk import dihentikan. metro.co.uk

    Baca: WTO Prediksi Perdagangan Global Tumbuh Moderat Kuartal IV 2017

    Dalam permintaannya kepada WTO, Amerika Serikat mengatakan Indonesia tidak mematuhi putusan sebelumnya, sehingga Washington mengupayakan sanksi tahunan untuk mengompensasi kerugian yang ditimbulkan terhadap kepentingan-kepentingan Amerika Serikat.

    "Berdasarkan analisis data sebelumnya terhadap produk-produk tertentu, pada level ini untuk sementara waktu kerugian diperkirakan US$ 350 juta. Amerika Serikat akan memperbarui angka ini secara tahunan menyusul ekonomi Indonesia yang semakin meluas," demikian bunyi permintaan Amerika Serikat.

    Upaya mencari kompensasi membutuhkan waktu bertahun-tahun dan Indonesia cenderung menentang segala klaim serta setiap potensi sanksi. Belum ada sinyalemen secara langsung kalau Selandia Baru akan mengajukan permintaan serupa ke WTO, di mana pada 2017 Indonesia telah menerbitkan larangan impor hingga merugikan sektor daging sapi Selandia Baru hingga NZ$ 1 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.