Seorang Bekas Mafia Rusia Dikubur secara Mewah, seperti Apa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang bekas mafia Rusia, Vladimir Barsegov, dikuburkan dengan mewah di Rostov, Rusia bagian selatan. Channel News Asia

    Seorang bekas mafia Rusia, Vladimir Barsegov, dikuburkan dengan mewah di Rostov, Rusia bagian selatan. Channel News Asia

    TEMPO.CO, Rostov -- Seorang pengusaha Rusia, yang juga dikenal sebagai mafia lokal, memiliki kuburan terbilang mewah, yang membuatnya menonjol dibandingkan kuburan lain di komplek pemakaman Severnoye Kladbische, Rostov, Rusia bagian selatan.

    Baca:

     
     

    Di makam Vladimir Barsegov, ada patung dirinya seukuran manusia terbuat dari batu granit dengan pagar besi setinggi sekitar dua meter mengelilinginya. Ada dua buah patung malaikat dari batu putih dipasang di lantai sisi kiri dan kanan makam dari lelaki yang meninggal pada usia 72 tahun.

    “Dia merupakan pebisnis pertama di kota itu dengan berjualan kaos dan mengekspornya ke Barat,” kata Igor Osikov, deputi direktur pemakaman Rostov seperti dilansir Channel News Asia, Ahad, 29 Juli 2018.

    Semasa hidupnya, Barsegov dikenal dengan nama aliasnya Kirpich yang berarti batu.

    Kompleks pemakaman Severnoye Kladbische, Rostov, Rusia bagian selatan, memiliki luas sekitar 400 kali lapangan bola. Pemerintahan Kota Rostov

    Soal masa lalu mafia dari salah satu penghuni pemakaman ini, Osikov enggan menanggapi. Menurut dia,”Tidak adil dan tidak sepenuhnya benar mengasosiasikan orang-orang seperti Barsegov sebagai pemimpin preman layaknya Chicago pada era 30an atau mafia Italia pada 60an.”

    Menurut Osikov, bisnis yang dirintis oleh orang-orang semacam Barsegov berkembang menjadi industri yang sekarang mendukung perekonomian Rusia termasuk gelaran Piala Dunia 2018.

    Kompleks pemakaman ini terbilang luas dan merupakan yang kedua terbesar di Eropa setelah kompleks pemakaman di Saint Petersburg. Luasnya diperkirakan mencapai sekitar 400 kali lapangan bola.

    Baca:

     
     

    Menurut Osikov, saat pemakaman ini mulai digunakan pada 1972, luasnya hanya beberapa hektar. Namun, jumlah penghuninya terus bertambah dan sekarang telah penuh. “Sekarang dari hari ke hari hanya penguburan dari anggota keluarga di dalam kuburan keluarga,” kata Osikov.

    Satu kuburan luasnya sekitar 7,2 meter persegi dan diberikan secara gratis. Ini relatif lebih luas dibandingkan luas kuburan di negara-negara Barat. Masyarakat Rusia kurang menggemari cara pemakaman dengan kremasi sehingga membuat komplek kuburan menjadi cepat penuh. Keluarga bisa memasang batu nisan dengan foto tercetak dari mendiang berukuran relatif besar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.