Senin, 17 Desember 2018

Polisi India Menahan 7 Pelaku Perkosaan Terhadap Seorang Gadis

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perkosaan. prameyanews7.com

    Ilustrasi perkosaan. prameyanews7.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi India menahan tujuh dari 19 orang pelaku perkosaan berkali-kali terhadap seorang gadis berusia 15 tahun. "Pelaku perkosaan terdiri dari tiga orang dewasa dan 16 orang lainnya masih remaja," kata Anuj Kumar, petugas kepolisian di sebelah timur negara bagian Bihar kepada CNN.

    Kumar menyebutkan, korban mengaku diperkosa oleh sekelompok begundal tiga hingga empat remaja berkali-kali. Sementara yang lain melihat adegan tersebut dan mengancam akan mengekspos. "Selanjutnya mereka turut memperkosa."

    Baca: Perkosaan Bergilir dan Mutilasi Dua Remaja Guncang India

    Ilustrasi perkosaan. baomoi.com

    Dia menerangkan, kasus ini dilaporkan korban pada 6 Juli 2018. Dari hasil laporan tersebut, jelasnya, polisi mencokok kepala sekolah, dua guru dan empat remaja.

    "Kami sedang menginvestigasi kasus ini," kata Vojay Kumar Verma, Wakil Inspektur Jenderal Polisi di Saran, sebuah distrik di negara bagian Bihar. "Kami menjamin, kasus ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan."Ilustrasi perkosaan. tehelka.com

    "Beberapa tersangka menolak terlibat dalam perkosaan tersebut," kata Kumar kepada CNN. "Mereka mengatakan, mereka tidak bersalah dan mereka tidak pernah melakukannya."

    Baca: Pemerkosaan Brutal Kembali Terjadi di India

    Kasus perkosaan terhadap gadis tak berdaya kerap terjadi di India. Pekan lalu, Mahkamah Agung India menjatuhkan hukuman mati terhadap sejumlah pria yang terbukti memperkosa seorang mahasiswa di dalam bus. Kasus perkosaan ini sempat menjadi perhatian nasional dan unjuk rasa besar-besar di sejumlah kota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".