Senin, 17 Desember 2018

Tur Eropa, Donald Trump Lebih 'Galak' ke NATO, 'Ramah' ke Putin

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Donald Trump dan Melania Trump saat akan berangkat dengan Air Force One, Selasa, 10 Juli 2018, di Pangkalan Angkatan Udara Andrew, Md. Trump melakukan perjalanan selama seminggu ke Eropa dalam tur empat negara, dengan singgah di Belgia, Inggris, Skotlandia dan Finlandia. (Foto AP / Pablo Martinez Monsivais)

    Donald Trump dan Melania Trump saat akan berangkat dengan Air Force One, Selasa, 10 Juli 2018, di Pangkalan Angkatan Udara Andrew, Md. Trump melakukan perjalanan selama seminggu ke Eropa dalam tur empat negara, dengan singgah di Belgia, Inggris, Skotlandia dan Finlandia. (Foto AP / Pablo Martinez Monsivais)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mata negara-negara NATO memandang tajam ke Presiden Donald Trump di tengah KTT NATO pada 11 Juli di Brussels, Belgia. Donald Trump bahkan melancarkan serangan sarkasnya kepada sekutu NATO dengan menyebut pertemuan dengan Vladimir Putin "lebih mudah" dibanding dengan KTT NATO sat tur Eropa-nya.

    Pernyataan Donald Trump ini tidak meyakinkan sekutunya resah atas risiko keretakan aliansi militer Atlantik utara yang telah berdiri selama 69 tahun.

    Baca: Jelang Pertemuan Puncak Nato, Trump Lontarkan Kritik Keras

    Dilaporkan Associated Press, 11 Juli 2018, Trump mengatakan pada Selasa 10 Juli bahwa dia "tidak bisa mengatakan saat ini apakah Putin teman atau musuh, tetapi Trump hanya menyebutnya sebagai pesaing. Pernyataan ini terbilang menyengat di saat sejumlah intelijen AS menyimpulkan isu bahwa Rusia ikut campur dalam pemilu 2016 untuk pencalonan Trump.

    Trump tiba di Brussels pada malam KTT NATO setelah serangan berulang terhadap pakta pertahanan ini. Trump menekan negara-negara NATO untuk memenuhi target mereka untuk menghabiskan 2 persen dari produk domestik bruto mereka pada pertahanan hingga 2024. Selama kampanye kepresidenannya, dia menyebut hanya akan membela negara-negara NATO yang memenuhi kewajiban mereka.

    Presiden Donald Trump, berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, saat berjalan menuju sesi foto dalam acara KTT APEC di Danang, Vietnam, 11 November 2017. REUTERS/Jorge Silva

    Trump, yang mendarat di Belgia selanjutnya akan menuju ke London, di mana pemerintahan Perdana Menteri Theresa May berada dalam gejolak rencananya untuk keluar dari Uni Eropa.

    Selasa Pagi, Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, menyampaikan pesan kepada Trump bahwa "adalah penting untuk mengetahui siapa teman strategis Anda dan siapa masalah strategis Anda." Tusk mengingatkan bahwa negara-negara Eropa membelanjakan anggaran militer lebih banyak dari Rusia dan sebanyak yang dikeluarkan Cina. NATO memperkirakan bahwa 15 anggota atau lebih dari setengahnya, akan memenuhi patokan anggaran pada 2024. NATO setuju bahwa pada 2014 setiap anggota akan meningkatkan pengeluaran militer menjadi 2 persen dari produk domestik bruto pada tahun 2024. Sekarang, pengeluaran kumulatif oleh Eropa dan Kanada telah meningkat hampir US$ 90 miliar atau Rp 1,293 triliun sejak 2015.

    "Bersiap-siap untuk pergi ke Eropa. Pertemuan pertama: NATO. AS menghabiskan banyak waktu lebih banyak daripada negara lain untuk melindungi mereka. Tidak adil bagi pembayar pajak AS. Di samping itu, kita kehilangan US$ 151 miliar (Rp 2,170 triliun) pada Perdagangan dengan Uni Eropa. Yang memberi kami tarif besar (dan Hambatan perdagangan)!" kicau Trump.

    Baca: Kisruh Belanja Militer NATO, Persekutuan AS - Inggris Terancam

    Kunjungan Trump diyakini memicu protes besar di London dan tempat lain di Inggris. Setelah Inggris Trump akan singgah di Skotlandia sebelum berakhir di Helsinki dengan Putin.

    "Putin mungkin yang paling mudah dari mereka semua," kicau Trump.

    "Saya pikir bahwa bergaul dengan Rusia, bergaul dengan Cina, bergaul dengan orang lain adalah hal yang baik, bukan hal yang buruk," tambah Trump.

    Pertemuan Donald Trump dengan Putin akan diawasi untuk melihat apakah Trump akan menegur atau merangkul Putin, yang telah berulang kali membantah tuduhan intervensi Rusia terhadap pemilu AS.

    Markas baru NATO di Brussels, Belgia, 7 Mei 2018.[REUTERS/Francois Lenoir]

    Dilansir dari Reuters, aliansi NATO mengadakan pertemuan dua hari mulai Rabu 11 Juli. Ini menjadi KTT dua tahunan pertama NATO di markas baru senilai miliaran dolar di Brussels, Belgia. Berbanding terbalik, banyak pemimpin negara anggota KTT yang cemas ketika mereka dihadapkan pada kritikan Donald Trump.

    Pertemuan ini akan dihadiri lebih dari 40 kepala pemerintahan termasuk 29 negara sekutu dan mitra non-anggota dari Finlandia hingga Afghanistan.

    NATO juga akan meluaskan sayap dengan mengundang Macedonia untuk memulai perundingan dan menentang peringatan Rusia terhadap ekspansi blok NATO terhadap Balkan.

    Baca: Negara NATO Balas Surat Kritikan dari Donald Trump

    NATO telah sepakat menguatkan program pertahanannya sejak aneksasi Rusia atas Crimea dari Ukraina pada 2014 dengan mengirim batalion ke Baltik dan Polandia untuk mencegah serangan Rusia yang potensial.

    "Tidak boleh ada yang melupakan esensi politik dan hubungan internasional (dengan Rusia)," kata Tusk.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".