Selasa, 25 September 2018

Terjebak di Gua, Tim Siapkan Penyelamatan Tahap Ketiga

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR menyusuri Gua Tham Luang, tempat 12 anggota tim sepak bola remaja dan pelatihnya terjebak, di utara Chiang Rai, Thailand, Rabu, 4 Juli 2018. Meski telah ditemukan selamat, ke-13 orang itu belum bisa dikeluarkan dari dalam gua akibat banjir masih merendam jalur evakuasi. Thai Navy Seal/Handout via REUTERS

    Tim SAR menyusuri Gua Tham Luang, tempat 12 anggota tim sepak bola remaja dan pelatihnya terjebak, di utara Chiang Rai, Thailand, Rabu, 4 Juli 2018. Meski telah ditemukan selamat, ke-13 orang itu belum bisa dikeluarkan dari dalam gua akibat banjir masih merendam jalur evakuasi. Thai Navy Seal/Handout via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim penyelamat melakukan upaya penyelamatan tahap ketiga terhadap satu tim sepak bola sekolah dan pelatihnya yang terjebak di dalam Gua Tham Luang Nang Non di Provinsi Chiang Rai, Thailand, sejak 23 Juni 2018. Hingga Selasa, 10 Juli 2018, total sudah delapan anak yang diselamatkan dalam gua tersebut. 

    Dikutip dari situs cbsnews.com pada Selasa, 10 Juli 2018, operasi penyelamatan berisiko tinggi tahap ketiga sedang dipersiapkan untuk menyelamatkan sisa empat anak dan satu orang pelatih sepak bola mereka.

    Operasi penyelamatan tahap pertama dilakukan pada Minggu, 8 Juli 2018 dan tahap kedua pada Senin, 9 Juli 2018. Ke-8 anak yang diselamatkan pada tahap kesatu dan kedua dalam kondisi selamat dan sedang dilakukan tes kesehatan di sebuah rumah sakit daerah Chiang Rai.       

    Baca: Begini Pilihan Evakuasi Remaja Thailand Yang Terjebak di Gua 

    Sebuah helikopter polisi Kerajaan Thailand membawa anak-anak yang berhasil dievakuasi dari dalam gua di sebuah bandara militer di provinsi utara Chiang Rai, Thailand, 8 Juli 2018. Tim penyelamat memutuskan melanjutkan operasi berisiko ini pada esok hari. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Baca: Kehabisan Oksigen, Petugas Penyelamat Siswa di Gua Thailand Tewas

    Tim penyelamat mengatakan dalam operasi penyelamatan tahap ketiga mereka akan tetap konsisten pada rencana evakuasi sebelumnya, yakni membawa empat anak keluar setiap hari. Persiapan upaya penyelamatan ini, memakan waktu sekitar 20 jam karena harus menyusun ulang seluruh tank oksigen yang sudah dipakai dalam penyelamatan sebelumnya. Dengan begitu, masih belum dapat dipastikan apakah sisa empat anak dan pelatihnya akan dikeluarkan pada Selasa, 10 Juli 2018. 

    Dalam upaya penyelamatan ini, tim penyelam mengutamakan anak-anak dengan kondisi fisik paling kuat agar keluar lebih dulu. Alasannya, mereka memiliki peluang hidup lebih tinggi dan kuat menghadapi beratnya jalan keluar pada penyelamatan tahap pertama.

    Ke-12 anak-anak tim sepak bola sekolah itu berusia 11 tahun sampai 16 tahun, sedang pelatih mereka berusia 25 tahun. Mereka terjebak di gua karena mengeksplorasi gua sangat dalam usai berlatih sepak bola. Saat turun hujan lebat, gua dengan cepat dibanjiri air dan lumpur hingga menutup jalan keluar.

    Butuh waktu 10 hari bagi tim penyelamat untuk menemukan mereka. Kondisi gua yang berbentuk labirin-labirin sempit dan berlumpur, mempersulit proses penyelamatan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Haringga Sirla, Korban Ketujuh Ricuh Suporter Persib dan Pesija

    Haringga Sirla menjadi korban ketujuh dari perseteruan suporter Persib versus Persija sepanjang 2012 sampai 2018.