Israel Ancam Serang Pasukan Suriah di Dataran Tinggi Golan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Israel berjalan di unit artileri di perbatasan dengan Suriah di Dataran Tinggi Golan pada 27 Januari 2015.[REUTERS/Baz Ratner]

    Tentara Israel berjalan di unit artileri di perbatasan dengan Suriah di Dataran Tinggi Golan pada 27 Januari 2015.[REUTERS/Baz Ratner]

    TEMPO.CO, Jakarta - Israel mengancam menyerang pasukan pemerintah Suriah jika mereka melanggar zona demiliterisasi dekat Dataran Tinggi Golan yang dicaplok Israel.

    Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan, mengatakan, "Kami harus melakukan sesuatu untuk mengklarifikasi kendati Rusia mendukung pemerintah Suriah, kami tetap tidak bisa menerima kehadiran militer Presiden Assad berada di wilayah demiliterisasi," ucapnya seperti dikutip Reuters.

    Baca: Israel Siaga Hadapi Serangan Iran dari Suriah

    Israel tembakkan roket ke fasilitas militer Iran di Suriah. [Al Jazeera]

    Erdan menegaskan, Israel akan mengambil tindakan tegas untuk mencegah pasukan rezim Suriah masuk ke wilayahnya.

    Komentar keras lainnya datang dari anggota militer Israel. Seorang tentara berpangkat Kapten dari Brigade Senjata 401, Tsur Goldman, mengatakan, "Pasukan Pertahanan Israel akan melindungi perbatasan hingga satu milimeter," katanya kepada Jerusalem Post.

    "Saya ingin menyakinkan bahwa rezim Suriah tidak akan mengerahkan pasukannya ke sini sebagaimana kesepakatan 1974. Namun, tank Israel dan pasukan infantri telah siap menghadapi tembakan roket Suriah."Sejumlah tim forensik melakukan pengecekan pada bangkai pesawat F-16 Israel yang ditembak jatuh di desa Harduf, Israel, 10 Februari 2018. Jet tempur Israel jatuh setelah ditembaki Angkatan Udara Suriah saat melancarkan serangan terhadap "target-target Iran". REUTERS/ Ronen Zvulun

    Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman, juga memperingatkan Iran atas pengerahan pasukan ke wilayah perbatasan. Dia berbicara kepada stasiun radio Israel berbahasa Farsi bahwa Israel tidak akan memberikan toleransi terhadap kehadiran Korps Pengawal Revolusi Iran, Brigade Al Quds di wilayah Suriah.

    Baca: Israel Kerahkan Tank dan Pasukan Artileri ke Perbatasan Suriah

    "Israel juga tidak bisa menerima keberadaan pangkalan militer Iran di Suriah. Kami akan bereaksi dan memberikan perlawanan," katanya seperti dikutip Middle East Monitor.

    Sebelumnya, pada pekan ini, Israel memperkuat pasukan tank dan mengerahkan artileri di daerah pendudukan Golan untuk menghadang kehadiran militer Suriah di perbatasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.