Pendukung Najib Razak Razak Galang Dana Bayar Uang Jaminan

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bekas PM Malaysia Najib Razak melakukan wawancara pertama dengan Reuters di sebuah resor di Langkawi soal kasus dugaan korupsi 1MDB, Rabu, 20 Juni 2018. Reuters

    Bekas PM Malaysia Najib Razak melakukan wawancara pertama dengan Reuters di sebuah resor di Langkawi soal kasus dugaan korupsi 1MDB, Rabu, 20 Juni 2018. Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendukung mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak meluncurkan penggalangan dana  untuk membantu Najib membayar uang jaminan sebesar 1 juta ringgit terkait skandal 1MDB.

    Penggalangan dana ini, seperti dikutip dari The Straits Times, dinamakan oleh kelompok pembuatnya sebagai Solidariti Bersama Datuk Najib.

    Dilansir dari The Star, aksi penggalangan dana diadakan di rumah Najib di Langgak Duta, Kuala Lumpur pada Kamis, 5 Juli 2018.

    Baca: Menghadapi 4 Tuntutan, Najib Razak Terancam 20 Tahun Penjara

    "Kami tahu dia telah didakwa dan jaminannya adalah 1 juta Ringgit. Najib hanya sanggup membayar 500.000 ringgit dan untuk memenuhi jaminannya, ia harus menyerahkan rumahnya. Untuk itulah kami ingin menawarkan bantuan moral dan finansial padanya," kata juru bicara kelompok ini, Datuk Mohd Razlan Mohamad Rafli, yang juga merupakan mantan Ketua Pemuda UMNO Wilayah Federal Malaysia kepada The Star.

    Najib diadili atas tiga dakwaan kriminal atas kepercayaan dan atas penyalahgunaan kekuasaan termasuk 42 juta ringgit Malaysia yang berkaitan dengan SRC International Sdn Bhd, salah satu lembaga dari 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

    Mantan PM Malaysia, Najib Razak (tengah), tiba di pengadilan untuk menjalani sidang perdana di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 4 Juli 2018. Najib diadili dua bulan setelah kalah dalam pemilu lalu. AP/Yam G-Jun

    Baca: Mahathir: Mustahil Najib Tak Tahu Transaksi di 1MDB

    Najib mengaku tidak bersalah atas dakwaan itu. Lalu, argumen untuk adanya uang jaminan memakan waktu sidang selama sejam sebelum disepakati jumlahnya sebesar satu juta ringgit oleh hakim pengadilan tinggi, Datuk Mohd Sofian Abd Razak.

    Jaksa agung Tommy Thomas sebagai jaksa penuntut umum awalnya menuntut empat juta ringgit secara langsung sebagai jaminan, tetapi pengacara Najib, Tan Sri Muhamad Shafee Abdullah menolaknya dan mengatakan angkanya terlalu tinggi. Ia kemudian menawarkan kliennya akan membayar uang jaminan antara 500.000 sampai 800.000 ringit.

    Hingga akhirnya uang jaminan ditetapkan pada satu juta ringgit yang dibayarkan secara diangsur dua kali.

    Najib meninggalkan kompleks pengadilan setelah membayar setengah dari uang jaminan itu pada hari Rabu, 4 Juli 2018 dan sisanya akan dibayarkan pada Senin, 9 Juli  mendatang.

    Baca: Skandal 1MDB, Najib Razak Diadili

    Dilansir dari The Star, belum diketahui akan berapa banyak uang yang harus dibayar Najib secara resmi dalam hukumannya, tetapi pengacara dari Najib mengatakan kasus tersebut kemungkinan akan berlangsung selama 18 sampai 24 bulan dan bisa lebih lama.

    Pada Mei lalu, polisi telah mendatangi enam rumah milik Najib Razak sebagai investigasi dari 1MDB . Dari enam tempat itu, polisi menyita uang tunai dan barang seperti 12.000 perhiasan, 423 jam, 234 kacamata hitam, dan 567 htas senilai antara 900 juta sampai 1,1 miliar ringgit Malaysia.

    THE STAR | THE STRAITS TIMES | ERVIRDI RAHMAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.