Senin, 23 Juli 2018

Begini Pilihan Evakuasi Remaja Thailand Yang Terjebak di Gua

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua belas anak bersama dengan pelatihnya menggunakan selimut penghangat foil setelah ditemukan Angkatan Laut Thailand ketika terperangkap dalam gua di Mae Sai, Thailand, 3 Juli 2018. Anak-anak lelaki berusia 11-16 tahun dan pelatih mereka yang berusia 25 tahun menghilang setelah mereka menjelajahi Gua Tham Luang Nang Non. (Royal Thai Navy Facebook Page via AP)

    Dua belas anak bersama dengan pelatihnya menggunakan selimut penghangat foil setelah ditemukan Angkatan Laut Thailand ketika terperangkap dalam gua di Mae Sai, Thailand, 3 Juli 2018. Anak-anak lelaki berusia 11-16 tahun dan pelatih mereka yang berusia 25 tahun menghilang setelah mereka menjelajahi Gua Tham Luang Nang Non. (Royal Thai Navy Facebook Page via AP)

    TEMPO.CO, Thailand - 12 pesepakbola remaja Thailand dan seorang pelatihnya, yang terperangkap di gua yang dipenuhi banjir, akan diselamatkan secara bertahap.

    Narongsak Osatanakorn, gubernur provinsi Chiang Rai, pada Kamis, 5 Juli 2018 mengatakan, kelompok itu mungkin akan dibawa keluar dari dalam gua pada waktu berbeda tergantung pada kesehatan setiap orang.

    Baca: 

    12 Anak yang Terperangkap dalam Gua Thailand Berhasil Ditemukan

    Siswa Sekolah Sepak Bola di Thailand Ditemukan Selamat Dalam Gua

    "Mereka mungkin tidak keluar pada saat yang sama. Jika kondisinya tepat dan jika orang itu siap 100 persen, dia bisa keluar," kata Osatanakorn, seperti dilansir Sky News pada 5 Juli 2018.

    Osatanakorn mengatakan kelompok itu masih memulihkan diri dan evaluasi harian sedang dibuat untuk menetukan kebugaran mereka.

    "Tidak akan ada evakuasi jika ada risiko," katanya.

    Komandan AL Thailand, Laksamana Muda Arpakorn Yookongkaew, mengatakan tidak perlu terburu-buru untuk membawa kelompok itu keluar dari gua karena mereka aman.

    Seperti dilansir CNN, seorang anggota Navy Seal Thailand mengatakan kelompok ini belum bisa dibawa keluar dari dalam gua karena terlalu beresiko. Untuk sementara, petugas penyelamat berusaha memompa lebih banyak oksigen ke dalam rongga ruang gua tempat kelompok ini terperangkap banjir.

    Namun, beberapa pejabat khawatir hujan lebat yang diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini dapat memaksa mereka untuk membawa anak-anak itu keluar lebih awal.

    Baca: 

    Thailand Minta Bantuan AS Selamatkan 12 Anak Terjebak di Gua

    Dua Penyelam Inggris Bantu Temukan 13 Orang di Gua Thailand

    Upaya evakuasi yang diupayakan saat ini adalah melatih anak-anak itu untuk menyelam, namun mengingat rute dan tingkatan
    air, cara itu oleh para ahli dianggap akan membahayakan. Para ahli penyelamat mengatakan ini akan sangat berbahaya karena rutenya rumit bahkan bagi para penyelam berpengalaman.

    Sementara itu, pihak berwenang masih menjajaki pilihan lain, seperti menjelajahi lereng gunung untuk cara lain ke dalam gua dan menemukan cara yang lebih cepat untuk memompa air keluar.

    Pilihan lain yang masih dipertimbangkan adalah menyediakan kelompok ini dengan persediaan kebutuhan selama empat bulan untuk memungkinkan mereka menunggu sampai air surut.

    Ada secercah harapan bagi keluarga dari anak-anak yang terperangkap ini. Osatanakorn mengatakan sebuah gua baru, yang diduga terhubung dengan kompleks gua tempat kelompok ini terperangkap, telah ditemukan. Selain itu, dua jalur utama air yang mengalir ke dalam gua telah diidentifikasi dan bisa diblokir.

    Peristiwa terperangkapnya sekelompok remaja itu bermula setelah mereka mengikuti latihan sepak bola pada 23 Juni 2018 lalu. Mereka menjelajahi kompleks gua Tham Luang di taman hutan dekat perbatasan Myanmar. Namun dalam kegiatan penjelajahan itu mereka terjebak di dalam gua setelah terjadinya hujan lebat, yang menyebabkan banjir terjadi di dalam gua.

    Mereka terdiri dari 12 orang anak berusia 11 sampai 16 tahun dan sempat dinyatakan hilang bersama pelatihnya, yang berusia 25 tahun.

    Sejak itu, pemerintah Thailand menggelar upaya penyelamatan besar-besaran termasuk melibatkan tim keselamatan dari berbagai negara. Mereka akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Senin, 2 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bulan Juli Ada Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat

    Tanggal 15 Juli adalah Hari Es Krim Nasional di Amerika Serikat. Ronald Reagan menetapkan bulan Juli sebagai hari minuman yang disukai tua muda itu.