Mau Bertemu Putin, Trump Ungkit Campur Tangan Rusia di Pemilu AS

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump, berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, saat berjalan menuju sesi foto dalam acara KTT APEC di Danang, Vietnam, 11 November 2017. Trump dan Putin  menyetujui sebuah pernyataan tentang Suriah, saat berbincang ketika sesi foto. REUTERS/Jorge Silva

    Presiden Donald Trump, berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, saat berjalan menuju sesi foto dalam acara KTT APEC di Danang, Vietnam, 11 November 2017. Trump dan Putin menyetujui sebuah pernyataan tentang Suriah, saat berbincang ketika sesi foto. REUTERS/Jorge Silva

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih bersikeras adanya campur tangan Rusia dalam pemilu presiden Amerika Serikat 2016. Hal ini kembali disinggungnya menjelang pertemuannya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, pada 16 Juli di Helsinki, Finlandia.

    “Rusia terus mengatakan mereka tidak ada hubungannya dengan dalam campur tangan pemilu kami!,” kata Trump, melalui cuitannya di Twitter, Kamis pagi, 28 Juni 2018.

    Dikutip dari situs edition.cnn.com pada Jumat, 29 Juni 2018, Trump pun mempertanyakan mengapa badan-badan penegak hukum Amerika Serikat tidak menyelidiki kasus ini, dimana Trump berulang kali mengaku telah dicurangi oleh kubu Hillary Clinton, lawan Trump dalam pemilu 2016 dari Partai Demokrat.     

    Trump juga mengomentari agen FBI, Peter Strzok yang dianggap mendapat nilai buruk dalam kesaksiannya di kongres tertutup. Trump mengecam Strzok yang menolak menjawab banyak pertanyaan dari komite Pengawas dan Peradilan DPR pada Rabu, 27 Juni lalu terkait penyelidikan FBI terhadap surat-surat elektronik dari Rusia dan Hillary Clinton.

    Baca: Trump Kirim Bolton ke Rusia untuk Siapkan KTT dengan Putin

    Presiden Donald Trump bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. REUTERS

    Baca: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Puncak Trump -- Putin

    Pertemuan Trump-Putin yang dijadwalkan pada 16 Juli 2018 akan rencananya membahas hubungan Amerika Serikat-Rusia serta berbagai masalah keamanan nasional. Pertemuan tingkat tinggi ini dilakukan di tengah penyelidikan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu 2016.

    Pertemuan Trump dan Putin ini, merupakan bagian dari kunjungan kenegaraan Presiden Trump ke Eropa. Dalam kunjungan ini, Trump akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, Theresa May, pada 13 Juli 2018 dan kemungkinan akan menghadiri pertemuan puncak NATO di Brussels, Belgia pada 11 Juli- 12 Juli 2018.

    Sebelumnya, Penasehat Keamanan Nasional Amerika Serikat, John Bolton, telah mengunjungi ibu kota Moskow pada Rabu, 27 Juni 2018 untuk mempersiapkan pertemuan Trump dan Putin.  Bolton mengatakan, dalam pertemuannya dengan Putin, Trump kemungkinan akan membicarakan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu Amerika Serikat.

    FOXNEWS | CNN | POLITICO | NEWSWEEK | INSAN QURANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.