Mahathir: Mustahil Najib Tak Tahu Transaksi di 1MDB

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad berbicara dalam konferensi pers usai rapat kabinet di Putrajaya, Malaysia, Rabu 30 Mei 2018. Mahathir mengatakan pemerintah Malaysia terpaksa menghentikan pesawat MH370 yang hilang dan pencarian akan dilanjutkan jika ada bukti baru. [AP photo/Sadiq Asyraf]

    Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad berbicara dalam konferensi pers usai rapat kabinet di Putrajaya, Malaysia, Rabu 30 Mei 2018. Mahathir mengatakan pemerintah Malaysia terpaksa menghentikan pesawat MH370 yang hilang dan pencarian akan dilanjutkan jika ada bukti baru. [AP photo/Sadiq Asyraf]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menanggapi pernyataan mantan PM Najib Razak yang mengklaim tidak tahu-menahu dan tidak mau disalahkan atas skandal dugaan korupsi 1 Malaysia Development Berhad atau 1MDB, yang nilainya mencapai triliunan rupiah.

    Menurut Mahathir, mustahil Najib tidak mengetahui transaksi di 1MDB. Sebab, dia menandatangani seluruh dokumen yang melibatkan 1MDB.

    "Siapa yang mau percaya dia tidak tahu apa-apa ketika menandatangani semua dokumen itu? Setiap uang yang masuk dan keluar dalam peminjaman 42 miliar ringgit, semua ditandatanganinya. Kalau dia tidak tahu, itu artinya dia tidak paham arti sebuah tanda tangan," kata Mahathir.

    Baca: Panama Papers Ungkap Adik Najib Razak Miliki Perusahaan Cangkang

    Mahathir Mohamad menggelar konferensi pers setelah dilantik sebagai perdana menteri baru Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, 10 Mei 2018. REUTERS/Lai Seng Sin

    Baca: Najib Razak Mengaku Tidak Tahu Menahu Soal Penggelapan Dana 1MDB

    Dikutip dari situs straitstimes.com pada Jumat, 22 Juni 2018, Mahathir tak bisa tinggal diam menanggapi klaim Najib yang diwawancarai oleh Reuters dan mengatakan dia tidak tahu apa yang terjadi di 1MDB. Uang sebesar 42 miliar ringgit atau setara US$ 14,3 miliar yang disebut Mahathir mengacu pada utang 1MDB setelah menerbitkan surat utang dan meminjam uang untuk membeli aset-aset, termasuk sejumlah pembangkit tenaga listrik.

    "Kalau saya tahu ada dana yang salah kelola dan jika itu setahu saya, saya pasti akan bereaksi," kata Mahathir.

    1MDB adalah sebuah lembaga investasi milik negara yang didirikan pada 2009 atau saat Najib menjadi orang nomor satu Malaysia. Di lembaga itu, Najib menjabat sebagai kepala dewan penasihat hingga 2016. Adanya transfer dana sebesar US$ 681 juta atau setara dengan Rp 9,5 triliun ke rekening pribadi Najib telah menjadi bumerang baginya hingga berujung pada kekalahannya dalam pemilu 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.