PM Selandia Baru Melahirkan, Kedua di Dunia Setelah Benazir

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PM Selandia Baru Melahirkan

    PM Selandia Baru Melahirkan

    TEMPO.CO, Jakarta - PM Selandia Baru, Jacinda Ardern melahirkan bayi pertamanya hari ini, 21 Juni 2018 dan peristiwa ini menjadikannya sebagai pemimpin negara kedua di dunia setelah Benazir Bhutto yang melahirkan saat masih menjabat. 

    Baca: Israel Mengutuk Selandia Baru, Dukung Resolusi PBB Soal Yerusalem

    Ardern memposting foto di akun Instagram-nya yang menunjukkan dia dan pasangannya Clarke Gayford bersama bayi pertamanya dirawat di rumah sakit di Auckland, ibukota Selandia Baru.

    Ardern mengatakan dirinya merasa sangat beruntung dengan kelahiran bayi perempuan yang sehat pada pukul 16.45 waktu setempat  dengan berat 3,3 kilogram.

    “Selamat datang di desa kami, wee one. Merasa sangat beruntung memiliki bayi perempuan yang sehat," tulis Ardern di akun Instgramnya, seperti dilansir Stuff pada Kamis, 21 Juni 2018.

    Ia juga berterima kasih kepada semua orang atas kebaikan mereka dan juga berterima kasih kepada tim di rumah sakit.

    Baca: Selandia Baru Pungut Pajak dari Turis Asing Mulai 2019

    Wanita berusia 37 tahun itu menjadi pemimpin dunia kedua yang melahirkan ketika masih menjabat. Sebelumnya ada nama mendiang Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto yang melahirkan putrinya, Bakhtawar pada 1990.

    Ardern terpilih sebagai perdana menteri Selandia Baru pada Oktober 2017. Dia menjadi perdana menteri termuda kedua dan wanita ketiga yang memegang jabatan itu setelah Jenny Shipley dan Helen Clark.

    Wakil Perdana Menteri Winston Peters  telah mengambil alih posisi sebagai perdana menteri Selandia Baru. Ardern berencana untuk mengambil cuti enam minggu untuk melahirkan sebelum kembali bekerja.

    NEW ZEALAND HERALD|STUFF


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?