Tiga Jamaah Umrah Meninggal dalam Kecelakaan Maut

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kecelakaan mobil. youtube.com

    Ilustrasi kecelakaan mobil. youtube.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kecelakaan yang merenggut nyawa tiga WNI jamaah umrah terjadi pada Minggu 18 Juni 2018, sekitar pukul 12.00 Waktu Madinah saat menempuh perjalanan di kilometer 150 jalan Madinah-Jeddah. Selain tiga orang meninggal, empat orang dilaporkan luka berat dan ringan.


    Kecelakaan dialami oleh keluarga Azwar dari Jakarta yang menunaikan ibadah umrah sejak 5 Juni 2018 bersama keluarganya yang berjumlah tujuh orang, terdiri atas Azwar, Ibu kandung dari Azwar, isteri, adik dari isteri Azwar, dan tiga orang anaknya saat  mengendarai kendaraan Toyota Hi-Ace.

    Baca: Kecelakaan, Pangeran Kamboja Pro Hun Sen Terluka dan Istri Tewas

    Tiga korban meninggal adalah Frieda Said, 75 tahun mertua Azwar, Ulfana Said 53 tahun, Istri Azwar dan Elfina said 49 tahun, adik ipar Azwar. Sedangkan luka berat berjumlah dua orang yaitu Azwar yang patah tulang rusak dan salah satu anaknya yg mengalami patah tulang belakang. dua anak Azwar lainnya mengalami luka ringan di tangan dan kaki. Sementara sopir dan dua orang dari travel selamat dari kecelakaan.

    Menurut keterangan korban selamat, kecelakaan bermula saat mobil Toyota Hi Ace yang berisi 10 penumpang mengalami pecah ban belakang dan berbarengan dengan badai pasir sehingga mobil terguling beberapa kali. Korban meninggal berada di kursi tengah sementara dua anak Azwar, Lifia dan Adel, yang terluka berada di kursi paling belakang.

    Baca: Kecelakaan Truk Loloskan Gadis Rohingya dari Perdagangan Manusia


    Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel langsung mengunjungi para korban di Rumah Sakit King Fahd Madinah untuk menyampaikan belasungkawa serta memberikan dukungan agar tabah dalam menghadapi musibah kecelakaan. Dubes mengunjungi korban didampingi Atase Kepolisian KBRI Kombes Fahruurazi dan staf Protokoler KJRI Jeddah, Afnan.


    Dubes berjanji akan mengerahkan segala kemampuan untuk membantu pengurusan jenazah dan memberikan pendampingan yang sakit sampai pemulangannya ke Indonesia. Muasasah ad-Dhuha yang menangani umroh juga ikut membantu pengurusan dokumen pengurusan korban wafat. Dubes Maftuh Abegebriel juga menegaskan bahwa fenomena badai pasir sering terjadi di Arab Saudi dan bisa menyebabkan kecelakaan, Dubes pun mengingatkan para jamaah umrah untuk menggunakan mobil yang aman dalam berkendara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.