Potret Idul Fitri di Negara Dilanda Konflik, yang Seru dan Miris

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan umat muslim melaksanaka salat Ied di Moskow, Rusia, Selasa, 5 Juli 2016. Di Rusia, Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada 5 Juli 2016. AP/Ivan Sekretarev

    Ratusan umat muslim melaksanaka salat Ied di Moskow, Rusia, Selasa, 5 Juli 2016. Di Rusia, Idul Fitri 1 Syawal 1437 H jatuh pada 5 Juli 2016. AP/Ivan Sekretarev

    TEMPO.CO, Jakarta - Umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Fitri 2018, tidak terkecuali di negara-negara yang tengah bergejolak oleh konflik berdarah. Berikut potret suasana meriah Idul Fitri ditingkahi rasa was-was di beberapa negara. 

    1. Afganistan

    Di Afganistan, Presiden Mohammad Ashraf Ghani pada Jumat, 15 juni 2018 menjalani salat Idul Fitri atau salat Ied di istananya di Kabul. Ghani berterima kasih karena Taliban telah menghormati gencatan senjata sejak tengah malam dan mengatakan ia berharap itu bisa terus berlanjut.

    Gencatan senjata berlangsung hingga Minggu, tetapi Ghani mengajukan banding atas gencatan senjata yang lebih panjang dan menyerukan kembali agar Taliban datang ke meja perundingan.

    Para milisi Taliban meletakkan senjata mereka dan berbaur dengan gembira di tengah warga sipil Afganistan dan anggota pasukan keamanan di seluruh negeri yang dilanda perang pada Jumat, merayakan akhir Ramadan

    Suasana itu belum pernah terjadi sebelumnya selama konflik 16 tahun.

    Baca: Pemimpin Dunia Beramai-ramai Ucapkan Selamat Idul Fitri

    2. Suriah

    Presiden Suriah Bashar al-Assad menghadiri sholat Jumat Idul Fitri di sebuah masjid di Tartous, sebuah kota di wilayah pesisir yang tetap setia kepada pemimpin selama tujuh tahun perang saudara. Wilayah pesisir itu adalah rumah bagi populasi minoritas Alawi Suriah yang menjadi inti dukungan Assad.

    Di damaskus, untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun, umat Muslim dapat mempersiapkan diri untuk pesta Idul Fitri tanpa takut akan peluru mortir atau ledakan tak terduga.

    3. Irak

    Di Baghdad, ribuan orang berbondong-bondong ke toko dan pasar menjelang Idul Fitri yang jatuh pada Jumat, 15 Juni 2018.

    Di Mosul, kegiatan serupa juga dilakukan menyusul menurunnya tensi perang. Umat Islam berbelanja kacang, permen, dan buah-buahan kering di pasar pada hari terakhir bulan suci Ramadan, sebelum merayakan hari pertama liburan Idul Fitri keesokan harinya di kota Mosul, Irak utara.

    Jemaah Irak melakukan sholat Idul Fitri di sebuah masjid pada dini hari di kota Mosul di Irak utara.

    Baca: Puluhan Ribu Muslim Salad Ied di Moskow Sambut Idul Fitri 2018

    4. Gaza

    Di Gaza, orang-orang Palestina melakukan salat Ied di dekat pagar perbatasan enclave dengan Israel, sebagai bagian dari protes selama berminggu-minggu terhadap blokade wilayah itu.

    Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh bergabung sekitar 2.000 jamaah Jumat di salah satu daerah di dekat pagar, berjanji bahwa protes akan terus berlanjut.

    Lebih dari 120 demonstran Palestina telah tewas dan lebih dari 3.800 orang terluka oleh tembakan tentara Israel sejak Maret.

    5. Lybia

    Umat Muslim Libya merayakan Idul Fitri pada Jumat, 15 Juni 2018. Salat Ied dilakukan di masjid-masjid di seluruh negeri.

    Perayaan Idul Fitri melibatkan berbagai tradisi, umumnya termasuk pertemuan keluarga dan teman-teman untuk makan dan berdoa bersama, mengunjungi kerabat dan teman-teman untuk menyampaikan salam. Selain itu, orang-orang juga akan pergi ke pemakaman membawa karangan bunga untuk menempatkannya di batu nisan orang-orang yang mereka cintai.

    Baca: Salat Ied Idul Fitri 2018 di Kedubes RI di Baku, Azerbaijan

    6. Marawi, Filipina

    Penduduk Muslim di Marawi, sebuah kota di Filipina selatan yang hancur akibat pengepungan milisi berdarah tahun lalu, merayakan hari raya Idul Fitri pada Jumat di masjid-masjid yang penuh dengan lubang bekas tembakan.

    Ketika akan dan kembali dari salat Ied, ribuan orang harus melewati puing-puing rumah yang terbakar, Masjid Emas yang berlubang. Di pusat evakuasi di tempat lain di kota tepi danau, para tunawisma berdoa di tempat terbuka untuk mengakhiri kesengsaraan mereka.

    7. Pengungsi Rohingnya di Bangladesh

    Sekitar 700.000 warga etnis Rohingya terjebak di kamp pengungsi terbesar di dunia di Cox Bazar, Bangladesh, tidak memiliki sarana untuk merayakan Idul Fitri.

    Beberapa organisasi membagi-bagikan pakaian dan makanan kepada sejumlah warga Rohingya untuk Idul Fitri, tetapi suasana perayaan sangat minim di kamp-kamp.

    Kantor Komisi Rehabilitasi dan Bantuan Pengungsi mengklaim ada cukup banyak masjid di kamp-kamp untuk salat Ied. Keamanan juga telah ditingkatkan di semua kamp saat Idul Fitri 2018.

    DNA|WASHINGTON POST|FRANCE24|THE OBSERVER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.