Presiden Rusia, Putin Ucapkan Selamat Idul Fitri

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Vladimir Putin, presiden Rusia, saat melakukan pertemuan dengan perdanan menterinya, Dmitry Medvedev di Lipno Island, Novgorod, Rusia, 10 September 2016. Sputnik/Kremlin/Alexei Druzhinin/via REUTERS

    Penampilan Vladimir Putin, presiden Rusia, saat melakukan pertemuan dengan perdanan menterinya, Dmitry Medvedev di Lipno Island, Novgorod, Rusia, 10 September 2016. Sputnik/Kremlin/Alexei Druzhinin/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Rusia, Vladimir Putin memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim, khususnya di Rusia. Ucapan selamat Idul Fitri itu disampaikan Putin pada Jumat, 15 Juni 2018.

    “Liburan ini ditandai di seluruh negeri, baik dalam komunitas agama, di keluarga dan teman-teman. Selama bertahun-tahun, organisasi Muslim Rusia telah aktif terlibat dalam kehidupan bangsa, menyoroti pelestarian nilai-nilai keluarga dan keluarga, amal dan pendidikan," ujar Putin dalam ucapan selamat Idul Fitri yang dipublikasikan di situs resmi kepresidenan Rusia pada Jumat, 15 Juni 2018.

    Baca: Puluhan Ribu Muslim Salad Ied di Moskow Sambut Idul Fitri 2018

    Putin  berterima kasih karena umat Muslim di Rusia telah melakukan semua yang mereka bisa lakukan untuk mempertahankan perdamaian etnis dan agama serta upaya untuk mendorong orang muda menghormati adat istiadat dan tradisi leluhur.

    "Kerja keras, tanpa pamrih dan berbuah ini layak mendapat rasa hormat dan dukungan kami,” ujar Putin. 

    Berdasarkan pengamatan Hillal, umat Muslim di Rusia merayakan Idul Fitri pada Jumat, 15 Juni 2018. Salat Ied menyambut Idul Fitri 2018 dimulai sekitar pukul 7 pagi waktu Moskow. Puluhan ribu muslim memadati Mesjid Raya Moskow, Rusia dan jalan raya di sekitarnya untuk menunaikan salat Ied berjamaah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.