Jumat, 22 Juni 2018

Israel Menahan Personel Band Palestina, Dianggap Menghasut

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota band tradisional Palestina berkeliling dengan bernyanyi untuk membangunkan warga agar sahur selama bulan suci Ramadhan, di kota Hebron,  West Bank city,  12 Juni 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    Anggota band tradisional Palestina berkeliling dengan bernyanyi untuk membangunkan warga agar sahur selama bulan suci Ramadhan, di kota Hebron, West Bank city, 12 Juni 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasukan pendudukan Israel menahan personel band Palestina di Kota Hebron, selatan Tepi Barat, Senin 11 Juni 2018.

    "Mereka ditahan karena musik dan lagu yang mereka bawakan dianggap berisi hasutan," tulis Middle East Monitor.

    Baca: Wawancara Tempo dengan Band Israel (Bagian I)

    Anggota band tradisional Palestina berkeliling dengan bernyanyi sambil memukul dram untuk membangunkan warga sahur selama bulan suci Ramadhan, di kota Hebron, West Bank city, 12 Juni 2016. REUTERS/Mussa Qawasma

    Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan Angkatan Bersenjata Israel kepada media menyebutkan, pasukan keamanan Israel menahan enam musisi Palestina setelah mereka merilis lagu dan video provokatif yang dapat memicu perlawanan.

    "Video tersebut telah beredar luas melalui media sosial," salah satu butir pernyataan Angkatan Bersenjata Israel.Personel band Al-Anwar,Palestina, ditahan pasukan Israel yang menduduki Hebron, pada Senin 11 Juni 2018. Lagu mereka dianggap menghasut. [QudsPress]

    Beberapa sumber lokal yang dihubungi Press Quds mengatakan, pasukan pendudukan Israel menyerbu dan menggeledah rumah Nabil Al-Horoub, Bilal Al-Tawil, Bara’a Al-Talahoma dan Bashar Zahida. Mereka adalah pendiri dan pentolan band.

    Baca: Wawancara Tempo dengan Band Israel (Bagian II)

    Penangkapan terhadap keenam personel band Palestina berlangsung hanya beberapa bulan setelah penahanan dua anggota band Ahmed Al-Masri dan Moussa Al-Horoub. "Kedua orang itu dituduh mendukung Hamas."


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.