KPK Malaysia Umumkan 4 Buronan Jadi Tersangka Skandal 1MDB

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPK Malaysia Akhirnya Rilis Tersangka Utama Skandal 1MDB

    KPK Malaysia Akhirnya Rilis Tersangka Utama Skandal 1MDB

    TEMPO.CO, Jakarta - KPK Malaysia untuk pertama kalinya mengumumkan ke publik identitas 4 tersangka dalam mega skandal 1MDB yang berstatus buronan.

    KPK Malaysia merilis nama dan foto tersangka utama bernama Tan Kim Loong. Tan berusia 40 tahun ini disebut sebagai tokoh kunci kasus korupsi proyek 1MDB.

    Baca: Jho Low, Pengusaha Muda Malaysia di Pusaran Skandal 1MDB

    Foto Tan Kim Loong, yang juga dikenal sebagai Eric Tan dirilis bersama dengan tiga tersangka lainnya yang masih dicari keberadaannya untuk mengusut skandal 1MDB.

    Tiga tersangka lainnya adalah Tang Keng Chee (Casey Tang), 53, Geh Choh Heng, 47 dan Loo Ai Swan (Jasmine Loo), 45.

    Seperti dilansir Asia One pada 12 Juni 2018, Tan dikenal sebagai "manusia misterius" dan diduga menyamar dengan nama lain.

    Baca: Mahathir Sebut Najib Ganti Jaksa Agung karena Skandal 1MDB

    Rekening atas nama tersangka utama Tan Kim Loong tercatat di R.B. Coutts dan Falcon Bank. Tan sebelumnya ditetapkan sebagai buronan bersama dengan pengusaha muda Jho Low sejak Oktober 2016.

    Adapun Tang, Geh dan Loo adalah mantan karyawan 1MDB. Tang misalnya merupakan eksekutif investasi dan pelopor dalam 1MDB. Geh dan Loo juga bekerja di perusahaan yang diduga menjadi penyebab kalahnya Najib Razak dalam pemilu bulan lalu.

    Keempat tersangka skandal 1MDB merupakan warga negara Malaysia yang sudah masuk daftar pencarian orang selama beberapa tahun. Sementara 4 tersangka kalinnya dinyatakan buron dan untuk pertama kalinya identitas mereka diungkap ke publik.

    Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak diduga terlibat dalam penyalahgunaan uang negara dalam proyek 1MDB. Sekitar Rp 9,6 triliun dana untuk 1MDB mengalir ke rekening pribadi Najib. Hingga saat ini Najib belum memiliki status hukum.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.