Minggu, 21 Oktober 2018

Tentara Amerika Serikat Tewas di Somalia, 5 Lainnya Cedera

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria berjalan melewati mayat di lokasi serangan di sebuah hotel dan restoran terdekat di Mogadishu, Somalia 15 Juni 2017. Al-Shabab tahun lalu menjadi kelompok ekstremis Islam paling mematikan di Afrika. REUTERS

    Seorang pria berjalan melewati mayat di lokasi serangan di sebuah hotel dan restoran terdekat di Mogadishu, Somalia 15 Juni 2017. Al-Shabab tahun lalu menjadi kelompok ekstremis Islam paling mematikan di Afrika. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang pasukan khusus Amerika Serikat tewas dan empat personel militer lainnya luka-luka. "Mereka cedera akibat serangan musuh di barat daya Somalia," kata pejabat Amerika Serikat.

    Komando Afrika Militer Amerika mengatakan dalam sebuah pernyataan, Jumat, 8 Juni 2018, sebagaimana dikutip Al Jazeera, serangan itu berlangsung di Jubaland, markas 800 tentara gabungan Amerika, Somalia, dan Kenya untuk mengejar militan Al Shabab.

    Baca: Serangan Bom Bunuh Diri di Somalia, 5 Tewas

    Sejumlah petugas berjaga di lokasi ledakan bom di Mogadishu, Somalia, 22 Maret 2018. Dalam serangan tersebut, kelompok teroris Ash-Shabaab menargetkan pertemuan pejabat pemerintah, tentara dan perwira intelijen. Photo/Farah Abdi Warsameh

    Al Jazeera melaporkan pasukan multinasional itu mendapatkan serangan mortir dan senjata lain sekitar pukul 14.45 waktu Mogadishu atau 11.45 GMT.

    Akibat serangan tersebut, seorang anggota militer Amerika tewas dan empat lainnya luka-luka. "Salah seorang mitra pasukan cedera," demikian bunyi pernyataan Komando Afrika Militer Amerika Serikat.

    Baca: Somalia: Al-Shabab Serang Pangkalan Militer Uni Afrika

    Suasana lokasi ledakan bom di Mogadishu, Somalia, 22 Maret 2018. Saksi mata mengatakan ledakan berasal dari sebuah mobil yang sedang berada di jalan dengan kondisi padat dan banyak orang berlalu-lalang sepulang dari bekerja. AP Photo/Farah Abdi Warsameh

    Pernyataan tersebut belum bisa dikonfirmasi, apakah yang cedera pasukan dari Somalia atau Kenya. Kantor berita Reuters mengatakan kelompok bersenjata Al Shabab mengaku bertanggung jawab atas serangan di Somalia tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.