Akan Bertemu Kim, Trump Sebut Telah Persiapan Seumur Hidup

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump berbincang dengan tamu ketika menikmati makanan dalam acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington, Rabu, 6 Juni 2018. Acara ini dihadiri oleh duta besar dari Mesir, Tunisia, Irak, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Maroko, Aljazair, Arab Saudi, Yordania, dan Libya. AP

    Presiden Donald Trump berbincang dengan tamu ketika menikmati makanan dalam acara buka puasa bersama di Gedung Putih, Washington, Rabu, 6 Juni 2018. Acara ini dihadiri oleh duta besar dari Mesir, Tunisia, Irak, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Maroko, Aljazair, Arab Saudi, Yordania, dan Libya. AP

    TEMPO.COWashington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan dia telah menyiapkan diri seumur hidupnya untuk menjalani pertemuan puncak dengan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un.

    Trump dan Kim bakal bertemu di Capella Hotel di Pulau Sentosa, Singapura, pada Selasa, 12 Juni 2018. Ini bakal menjadi pertemuan bersejarah kedua setelah pertemuan pertama digelar antara Kim dan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, pada akhir April 2018. Saat itu, Kim dan Moon menyepakati perjanjian damai berakhirnya Perang Korea dan denuklirisasi Semenanjung Korea.

    Baca:

    Eksklusif - Ahli S. Rajaratnam School Yakin Trump - Kim Bertemu

    Eksklusif - Ahli S. Rajaratnam School: Ini Skenario Trump dan Kim

    Pertemuan Trump dan Kim bakal menjadi pertemuan bersejarah pertama antara seorang Presiden AS dengan pimpin Korea Utara untuk membahas perjanjian damai dan perlucutan senjata nuklir.

    Chef Abraham Tan Restoran Carousel dari Royal Plaza on Scotts memberikan sentuhan akhir saat membuat burger Trump Kim di Singapura, 7 Juni 2018. Burger ini dibuat guna menyambut KTT Donald Trump dan Kim Jong Un nanti di Singapura. REUTERS/Edgar Su

    Pada Kamis, 7 Juni 2018, Trump mengatakan dia telah melakukan persiapan yang sangat baik tapi juga berpikir dia tidak perlu melakukan persiapan yang banyak. Ini karena dia beralasan pertemuan puncak dengan Kim adalah mengenai ‘sikap’ dan ‘kesediaan untuk menyelesaikan masalah’.

    Baca:

    Trump -- Kim Jong Un Bakal Bertemu di Pulau Sentosa Singapura

    Trump - Kim Jong Un Bertemu, Angkatan Bersenjata Singapura Siaga

    Saat ditanya soal ini pada Jumat, 8 Juni 2018 oleh jurnalis di Gedung Putih apakah Trump tidak membutuhkan persiapan untuk pertemuan puncak dengan Kim, dia menjawab,”Tidak saya tidak mengatakan itu.”

    Trump menambahkan,”Saya katakan saya telah bersiap seumur hidup saya. Saya selalu percaya persiapan itu diperlukan tapi saya telah melakuakn persiapan seumur hidup saya.”

    Trump menyalahkan media karena menyebarkan informasi tidak akurat soal pernyataannya itu. Dia juga menyebut mantan kompetitornya Hillary Clinton soal persiapan dalam politik.

    “Anda tahu, persiapan satu pekan itu tidak memadai. Tanya saja Hillary soal apa yang terjadi pada dirinya saat debat Pilpres,” kata Trump.

    Secara terpisah, Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam mengatakan negaranya membutuhkan perdamaian antara AS dan Korea Utara. Channel News Asia melansir, ini karena perdamaian akan membawa dampak langsung bagi perekonomian negara itu dengan terciptanya lapangan kerja dan investasi. Trump akan tiba di Singapura pada akhir pekan ini seusai mengikuti forum G7 di Quebec, Canada.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?