Jumat, 22 Juni 2018

Amerika Serikat Siapkan Rencana Kemungkinan Serangan Rusia?

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kedutaan Besar Rusia di Washington. [Anatoliy Bochinin/TASS]

    Kedutaan Besar Rusia di Washington. [Anatoliy Bochinin/TASS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Amerika Serikat menekan para sekutunya di Eropa agar mendorong Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO lebih bersiap menghadapi kemungkinan serangan Rusia. Amerika Serikat bahkan menilai, kapal dan pesawat tempur dianggap perlu dipersiapkan sebagai pencegahan.

    Dilansir dari Reuters.com pada Rabu, 6 Juni 2018, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Jim Mattis, akan membicarakan rencana dan persiapan antisipasi serangan Rusia tersebut dalam pertemuan dengan beberapa menteri pertahanan negara-negara Eropa di Brussels, Belgia, pada Kamis 7 Juni 2018.

    Baca: Nato Tuding Korea Utara Menjadi Ancaman Global

    Suriah memiliki Pantsir-S1, NATO menyebutnya SA-22 Greyhound, yang merupakan sistem pertahanan udara jarak pendek dan menengah buatan Rusia. Negara pecahan Uni Soviet ini mengirim 36 Pantsir S-1 ke Suriah, pada 2008-2013. Pantsir -S1 menggunakan kombinasi rudal dan kanon otomatis 30 milimeter. Sputnik/Mikhail Fomichev

    Baca: Petinggi Militer Rusia dan Nato Sepakat Bertemu Bahas Suriah

    Menanggapi langkah Washington tersebut, Rusia dengan tegas menolak ide itu. Sebaliknya, Rusia menyebut NATO sebagai ancaman keamanan. Utusan Rusia untuk Uni Eropa, Vladimir Chizhov, mengatakan rencana persiapan untuk menangkis kemungkinan serangan Rusia hanya akan meningkatkan ketegangan di wilayah Eropa.

    Hubungan NATO dan Rusia sendiri akhir-akhir ini mencapai titik terendah dan kerap diwarnai ketegangan. 

    “Kami memiliki musuh (Rusia) yang bisa dengan cepat memasuki Baltik dan Polandia melalui serangan darat,” kata seorang diplomat senior NATO yang tidak mau dipublikasi identitasnya dan telah diberi pengarahan terkait rencana Amerika Serikat itu.

    Sebelumnya, pada awal Mei 2018, Angkatan Laut Amerika Serikat mengumumkan akan mengirim armada ke Lautan Atlantik Utara sebagai langkah mengantisipasi serangan Rusia. Tak hanya itu, para anggota NATO juga meluncurkan simulasi latihan untuk menghadapi serangan angkatan laut dan serangan cyber.

    Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, diketahui telah mendesak Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto, untuk berupaya melawan pengaruh Rusia di Eropa. Saat yang sama, muncul pula pemberitaan bahwa Amerika Serikat berencana menjual sistem pertahanan rudal canggih ke Jerman.

    REUTERS | NEWSWEEK | INSAN QURANI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.