Cina Bangun Jalur Khusus Pecandu Ponsel, Begini Fungsinya

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sales promotion girl menunjukkan permainan judi online di smartphone di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. Pemerintah China dilaporkan juga menekan penyaluran dana dari China daratan ke kasino di Macau. REUTERS/Bobby Yip

    Sales promotion girl menunjukkan permainan judi online di smartphone di Global Gaming Expo Asia di Makau, Cina, 19 Mei 2015. Pemerintah China dilaporkan juga menekan penyaluran dana dari China daratan ke kasino di Macau. REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah pusat perbelanjaan di Cina membangun jalur khusus pejalan kaki yang berjalan sambil menatap ponsel pintar atau smarthphone.

    Pembanunan jalur khusus itu di distrik komersial di Xian, Provinsi Shaanxi, sebelah Barat Laut Cina, rumah bagi banyak perusahaan baru yang bergerak di bidang teknologi informasi.

    Baca: Didukung AI, Asisten Virtual Huawei Akan Bisa Baca Emosi Pengguna

    Sejumlah pembeli (kanan) yang baru saja membeli iPhone 5 dari sebuah toko Apple menjual kembali telepon pintar yang baru saja diluncurkan itu kepada orang lain yang akan mengirimkannya sebagai dagangan ke Cina daratan dengan harga paling tidak HK$1,200 (sekitar Rp 1,4 juta) lebih mahal dari harga aslinya, sesaat setelah pembeli meninggalkan toko di Hong Kong, Cina, Jumat (21/9). REUTERS/Bobby Yip

    Menurut laporan The Stasr, jalur tersebut dibangun dengan lebar satu meter dan memanjang hingga ratusan meter. Jalur juga digambar dengan tanda-tanda termasuk ponsel serta peringatan yang berbubyi, "Hanya untuk pecandu smartphone".

    Bagian lain dari trotoar melarang orang menggunakan ponsel. Jalur ini dimaksudkan untuk mencegah para pekerja muda dari perusahaan IT di daerah tersebut berjalan sambil terpaku pada ponselnya mengalami kecelakaan.

    Petugas keamanan juga mengarahkan pengemudi menjauh dari jalur khusus pecandu smartphone.Aktivis mahasiswa menggunakan smartphone mereka sambil duduk di jalan-jalan dekat gedung pusat pemerintahan, di Hong Kong, 2 Oktober 2014. Perusahaan keamanan AS mengatakan, pemerintah Cina kemungkinan menggunakan aplikasi di smartphone untuk memata-matai demonstran pro-demokrasi di Hong Kong. (AP/Wong Maye-E)

    "Jalur itu memberi keamanan bagi kami, orang-orang yang sering memperhatikan ponsel," kata Hu Shuya, seorang penduduk setempat, sebagaimana dikutip The Star pada 6 Juni 2018.

    Baca: Begini Modus Warga Cina Jalankan Cyber Crime di Indonesia

    Meskipun demikian, inisiatif ini memicu debat online di Cina dengan beberapa netizen yang mengatakan pembangunan jalur khusus itu mendorong orang semakin agresif melihat ponselnya sambil berjalan.

    “Saya tidak mendukungnya. Jalur khusus untuk perilaku pengguna ponsel tidak boleh kita promosikan, ”tulis salah satu orang di Weibo, versi Twitter Cina. Netizen Cina lainnya berkata: “Para pecandu smartphone ini harus berjalan di jalur untuk orang buta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.