Anwar Ibrahim: Dawam Rahardjo Pemikir Politik yang Progresif

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dawam Rahardjo Jakarta 27 Januari 2006

    Dawam Rahardjo Jakarta 27 Januari 2006

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar duka yang menyelimuti dunia cendikia Indonesia, turut sampai di telinga tokoh politik negara tetangga. Mantan Wakil Perdana Menteri, Anwar Ibrahim, menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya cendikiawan Islam Indonesia, Prof. Dawam Rahardjo, yang wafat di usia 76 tahun pada Rabu malam, 30 Mei 2018.

    Baca: Alasan Dawam Rahardjo Dimakamkan di TMP Kalibata


    Dalam pesan dukacitanya, Anwar Ibrahim menyebut Dawam Rahardjo sebagai pemikir politik Indonesia yang progresif. Pernah menjabat sebagai ketua Majelis Ekonomi Indonesia dan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), memberikan kesan bagi Anwar Ibrahim.

    Sejumlah Pasukan TNI mengangkat peti Dawam Rahardjo jelang dimakamkan di Taman makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah
    "Berdiri selaku seorang yang tegas dengan faham demokrasi, kedekatan Almarhum dengan ekonomi pro-rakyat sangat kelihatan melalui idea-idea progresif beliau khususnya melalui idea koperasi," ungkap Anwar Ibrahim mengenang Dawam Rahardjo.

    "Saya dan keluarga merakamkan ucapan takziah sebesar-besarnya buat keluarga Almarhum dan mendoakan perjalanan terakhirnya dipermudahkan Allah," lanjut Anwar Ibrahim menyampaikan pesan belasungkawa.

    Baca: Sempat Menderita Diabetes, Ini 'Senjata' Dawam Rahardjo


    Dawam Rahardjo tutup usia setelah berjuang melawan penyakit komplikasi, seperti diabetes, jantung, dan stroke. Dalam beberapa bulan terakhir dia harus menjalani perawatan intensif untuk mengobati penyakitnya. Jenazah Dawam Rahardjo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, seperti keinginannya sebelum meninggal.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.