Donald Trump Ingin Larang Mobil Mewah Jerman Masuk AS, Kenapa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes Benz Maybach Pullman 2018. Sumber: swa.co.id

    Mercedes Benz Maybach Pullman 2018. Sumber: swa.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dia akan melarang mobil mewah Jerman masuk pasar Amerika Serikat. Majalah Jerman Wirtschaftswoche melaporkan rencana Donald Trump ini pada Kamis 31 Mei 2018, seperti dilaporkan Reuters.  

    Mengutip beberapa diplomat Eropa dan AS yang tidak disebutkan namanya, majalah ini melaporkan bahwa Donald Trump mengatakan kepada Macron pada bulan April, Donald Trump akan tetap pada kebijakan perdagangannya dengan tujuan mencegah mobil seperti Mercedes-Benz dari melintas di jalanan Fifth Avenue di New York.

    Baca: Perang Dagang Amerika Serikat-Cina, Trump Tetapkan Tarif Rp 827 T

    Awal bulan ini, administrasi Trump membuka investigasi perdagangan tentang apakah impor kendaraan telah merusak industri otomotif Amerika Serikat. Donald Trump pun menerapkan tarif pajak masuk mobil hingga 25 persen dengan alasan ketahanan nasional, alasan yang sama yang digunakan untuk tarif baja dan aluminium AS pada Maret. 

    Donald Trump telah memberlakukan tarif impor yang besar untuk baja dan aluminium berdasarkan Seksi 232 dari Undang-Undang Ekspansi Perdagangan AS 1962, yang memungkinkan perlindungan terhadap ketahanan nasional.

    Baca: Perang Dagang Dimulai, Cina Balas Tarif Impor Amerika

    Pemerintahan Trump memang telah mengumumkan sedang mempertimbangkan untuk menerapkan pajak mobil impor di bawah ketentuan hukum yang dikenal sebagai Seksi 232. Donald Trump saat ini sedang mempertimbangkan tarif hingga 25 persen.

    Rencananya ini ditentang dari sejumlah kelompok, terutama dari mitra dagang asing ke dealer domestik mobil impor. Penerapan proteksionisme Donald Trump ini akan menghancurkan bisnis bagi pembuat mobil Jerman untuk diimpor ke Amerika Serikat, dan menyebabkan beban 4,5 miliar euro atau Rp 73 triliun untuk produsen mobil mewah Jerman, seperti yang data laporan analis di Evercore ISI. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.