Duterte Desak Filipiina Percepat Pembangunan Infrastruktur

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Rodrigo Duterte sedang berbincang dengan anggota kabinetnya. Rabu, 4 April 2018. Rchard Madelo/Presidential Photo

    Presiden Rodrigo Duterte sedang berbincang dengan anggota kabinetnya. Rabu, 4 April 2018. Rchard Madelo/Presidential Photo

    TEMPO.CO, Manila – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, mendesak lembaga pemerintah terkait untuk mempercepat pelaksanaan program proyek konstruksi “Bangun, Bangun, Bangun” untuk menciptakan jutaan lapangan kerja dan memberi manfaat bagi rakyat.

    Dalam sebuah acara di Kota Davao, Duterte mengatakan pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur dapat menjadi solusi untuk mengurangi pengangguran.

    Baca: Rodrigo Duterte: Bandar Narkoba Harus Dipenjara Jika Ingin Hidup

    “Dengan tugas kita untuk membangun negara, saya mengundang setiap orang untuk menjadi agen harapan dan katalis kemajuan,” kata Duterte seperti dilansir Manila Standar Net, Jumat, 25 Mei 2018.

    Duterte menjelaskan partisipasi masyarakat menjadi penting untuk membuat perubahan yang nyata bagi Filipina. “Jadi mari kita bekerja bersama untuk mewujudkan mimpi menjadi lebih damai, teratur, dan sejahtera bagi rakyat Filipina,” kata Duterte.

    Baca: Rodrigo Duterte: Kim Jong Un Pahlawan bagi Setiap Orang

    Program pemerintah “Bangun, Bangun, Bangun” digelar untuk menjawab tantangan kurangnya pembangunan infrastruktur di negara itu.

    Duterte mengatakan peresmian Jembatan Sungai Davao ini bisa mengurangi kemacetan di kota itu dan meningkatkan layanan jasa dan produk.

    “Peresmian ini menandakan era pembangunan cepat infrastruktur,” kata dia.

    Seperti pernah dilansir Reuters, Duterte meluncurkan program infrastruktur ini dengan mengandalkan bantuan dana dan teknologi dari Cina. Ini membuat Duterte enggan mempermasalahkan penguasaan Cina pada sebagian pulau-pulau di Laut Cina Selatan, yang kemungkinan masuk wilayah Filipina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.