Duta Besar Osama: Mohammed Bin Salman Sehat

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammed bin Salman. REUTERS

    Mohammed bin Salman. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, mengkonfirmasi pemberitaan media asing yang mewartakan Putra Mahkota, Mohammed bin Salman, sakit atau meninggal dunia, tidak benar. Dia memastikan Mohammed bin Salman dalam keadaan sehat walafiat.

    "Kabar itu tidak benar. Mohammed bin Salman masih melakukan kegiatan ke sana ke mari. Dia masih sehat, tidak sakit," kata Osama, Selasa, 22 Mei 2018.

    Baca: Mohammed bin Salman Dikabarkan Meninggal

    Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osama bin Mohammed Abdullah Al Shuaibi, mengundang media berbuka puasa bersama sambil tukar cerita mengenai ramadan di Arab Saudi, Selasa, 22 Mei 2018. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

    Baca: Tak Muncul di Depan Publik, Mohammed Bin Salman Sakit?

    Kabar dugaan meninggalnya Putra Mahkota Arab Saudi menyeruak setelah Mohammed bin Salman tidak menampakkan batang hidungnya ke muka publik hampir tiga pekan lamanya. Mohammad bin Salman seperti ditelan bumi setelah insiden baku tembak aparat keamanan dengan sebuah drone di area Istana Kerajaan. Insiden itu menguatkan dugaan terjadinya kudeta kekuasaan dan sejumlah spekulasi. Sejumlah aktivis Arab Saudi di media sosial mengatakan insiden penembakan ini tidak ada kaitannya dengan drone, namun itu adalah sebuah serangan dari sejumlah kendaraan senjata mesin-mesin berat dan menembak secara random.

    "Laporan intelejen Arab Saudi yang sangat rahasia kepada pejabat senior di Arab Saudi berkeras dua butir peluru telah menembus Mohammed bin Salman pada 21 April 2018 sehingga bisa membuatnya kemungkinan tewas," kata Hussein Shariatmadari, Kepala Surat Kabar Kayhan Group, seperti dikutip dari situs kayhan.ir pada Selasa, 22 Mei 2018.

    Kecurigaan ini menguat ketika Putra Mahkota Arab Saudi tidak terlihat kamera saat Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, melakukan kunjungan pertamanya ke Arab Saudi pada akhir April 2018. Sebaliknya, hanya Raja Salman dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.