Beredar Foto Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Rumah Sakit

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mahmoud Abbas. REUTERS

    Mahmoud Abbas. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah foto yang memperlihatkan Presiden Palestina Mahmoud Abbas sedang berada di rumah sakit beredar luas. Dalam foto itu, Abbas terlihat semakin sehat.

    Seorang pejabat senior Palestina yang tidak mau dipublikasi identitasnya mengatakan Presiden Abbas setidaknya satu malam lagi di rawat di rumah sakit. Tidak ada informasi lebih lanjut yang diberikan sumber tersebut.

    Baca: Survei: 70 Persen Rakyat Palestina Minta Mahmoud Abbas Mundur

    Presiden Palestina Mahmoud Abbas dirawat di rumah sakit di kota Ramallah, Palestina. [Al Arabiya]

    Baca: Mahmoud Abbas Desak Uni Eropa Segera Akui Negara Palestina

    Sakitnya Presiden Abbas, 82 tahun, telah meningkatkan kekhawatiran publik atas kondisi kesehatannya dan bagaimana nasib kepemimpinan Palestina di masa depan. Sebelumnya, pada Selasa pekan lalu, 15 Mei 2018, Abbas menjalani operasi kecil di bagian telinga. Namun dia dilarikan lagi ke Rumah Sakit Al-Istishari di Ramallah pada Sabtu malam, 19 Mei 2018.

    Dokter yang merawatnya mengatakan Abbas hanya sedang menjalani tes kesehatan.
    Seorang pejabat pemerintah Palestina di wilayah Ramallah menuturkan telah terjadi komplikasi atas operasi telinga yang baru saja dijalani Abbas karena dia terus-menerus demam. Namun sumber di Rumah Sakit Al-Istishari mengatakan kondisi Abbas tidak ada kaitannya dengan operasi telinganya.

    Kantor berita Palestina, Wafa, mewartakan Abbas menerima telepon dari Sekretaris Jenderal Liga Arab yang mendoakan agar kesehatan Presiden Abbas segera pulih serta kembali kuat. Namun, soal detail kesehatan Presiden Abbas, tidak bisa dipublikasi Wafa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.