Eksklusif -- Awang: Mahathir Ungkap Skandal 1MDB dalam 100 Hari

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Kiri) Najib Razak, inkumber Perdana Menteri Malaysia selama 9 tahun terakhir, (Kanan) Mahathir Mohamad, eks Perdana Menteri Malaysia yang pernah menjabat selama 22 tahun. Kinibiz

    (Kiri) Najib Razak, inkumber Perdana Menteri Malaysia selama 9 tahun terakhir, (Kanan) Mahathir Mohamad, eks Perdana Menteri Malaysia yang pernah menjabat selama 22 tahun. Kinibiz

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur – Pengamat politik Malaysia dari University of Malaya, Awang Azman, mengatakan pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Mohamad terkesan ingin menyelesaikan pengungkapan kasus skandal 1MDB dalam 100 hari kerja kabinet.

    “Sepertinya, PM Mahathir ingin menarik kembali semua uang 1MDB yang dicuri dalam 100 hari,” kata Awang kepada Tempo lewat aplikasi WhatsApp, Jumat, 18 Mei 2018.

    Baca: Mahathir Sebut Najib Ganti Jaksa Agung karena Skandal 1MDB

    1MDB merupakan singkatan dari 1 Malaysia Development Berhad dan merupakan perusahaan investasi pemerintah Malaysia. Sejumlah besar dan dari perusahaan ini diperkirakan mengalir ke rekening milik manajemen hingga Najib Razak.

    Najib Razak tertidur saat penggeledahan di rumahnya. Malaysiakini.com

    Najib sendiri, seperti dilansir media Malaysia Kini, membantah telah menerima uang transfer dari rekening 1MDB dengan mengatakan ratusan juta dolar uang yang masuk merupakan hadiah dari Arab Saudi.

    Baca: PM Mahathir Mohamad Perintahkan Polisi Buka Laporan Audit 1MDB

    Awang mengatakan ini menanggapi penggeledahan marathon polisi Malaysia terhadap rumah bekas PM Najib Razak di Jalan Langgak Duta, Kuala Lumpaur, Kuala Lumpur, yang berlangsung hingga 18 jam nonstop.

    Polisi menggeledah rumah dan berupaya membongkar lemari brankas tempat penyimpanan di rumah itu, yang disebut belum pernah dibuka selama 20 tahun terakhir.

    Polisi Malaysia juga menggeledah tiga unit apartemen di Pavilion Residences Apartment dan membawa keluar 72 tas berisi uang dan perhiasan. Polisi juga membawa keluar 284 kotak berisi tas mewah, yang diduga milik istri Najib yaitu Rosmah Mansor.

    Tumpukan kotak berisi tas mewah milik istri Najib Razak, Rosmah Mansor yang disita polisi dari apartemen milik mantan Perdana Menteri Najib Razak di Pavilion Residences Apartment, Kuala Lumpur, Malaysia, 18 Mei 2018. AP Photo

    “Ini sepertinya ambisius tapi itulah ‘Cara Mahathir’. Saya yakin dia telah mengirim surat kepada otoritas negara tetangga untuk bekerja sama menelusuri aliran dana 1MDB di sejumlah negara,” kata dia.

    Menurut Awang, penyitaan yang dilakukan polisi terhadap sejumlah aset milik Najib Razak dan Rosmah tadi digunakan untuk memperkuat bahwa ada kasus yang bisa dibawa ke pengadilan.

    “Ini bakal tercatat dalam sejarah sebagai skandal politik terbesar yang melibatkan bekas Perdana Menteri Malaysia,” kata Awang.

    Pemerintah Malaysia, seperti dilansir New Straits Times juga telah membentuk sebuah komite investigasi yang diketuai seorang bekas jaksa agung. Komite ini berfungsi untuk mengusut aliran dana dari dugaan korupsi skandal 1MDB. Komite itu akan laporan kepada Dewan Tetua, yang akan meneruskannya kepada Mahathir sebagai PM. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.