Sabtu, 18 Agustus 2018

Pertama Kali, Drone Akan Dioperasikan di Masjidil Haram

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kakbah/Masjidil Haram/Ibadah Haji. AP

    Ilustrasi Kakbah/Masjidil Haram/Ibadah Haji. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Untuk pertama kalinya kerajaan Arab Saudi akan menggunakan drone di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Penggunaan drone untuk mengelola kerumunan jemaah selama Ramadan.

    Hal ini diutarakan langsung wakil komandan pasukan Umrah Mayor Jenderal Mohammed Al-Ahmadi kepada surat kabar harian lokal Al-Madinah, seperti dikutip dari Al-Arabiya, 17 Mei 2018.

    Rencana pengelolaan massa umrah melibatkan aspek keamanan, organisasi dan kemanusiaan, kata Al-Ahmadi. Peziarah atau pengunjung yang menunjukkan tanda-tanda yang bisa membahayakan publik tidak akan diizinkan memasuki Masjidil Haram untuk keselamatan mereka sendiri dan orang lain.

    Baca: Saudi Minta Data Ahli Waris Korban Crane Jatuh di Masjidil Haram

    Al-Ahmadi mengatakan pengunjung atau peziarah tidak akan diizinkan masuk ke Haram dengan barang bawaan mereka. Selain drone dan pesawat keamanan, akan ada sekitar 2.500 kamera untuk memantau pergerakan massa di dalam Masjidil Haram.

    Umat Muslim memanjatkan doa di dekat gunung Al-Safa, di Masjidil Haram, selama menjalankan ibadah Umrah di Lailatul Qadar bulan Ramadan di Mekah, Arab Saudi, 22 Juni 2017. Lailatul Qadar dikenal juga sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. AP Photo

    Baca: Tanah Wakaf Pemerintah Aceh 400 m dari Masjidil Haram untuk Hotel

    Rencana keamanan akan melibatkan 2.400 polisi di samping 1.300 patroli keamanan yang akan berkeliling di sekitar Haram. Direktur Polisi Mekah, Mayjen Fahd Bin Mutlaq Al-Ossaimi, mengatakan akan ada enam stasiun untuk perjalanan antar-jemput dari dan menuju Masjidil Haram.

    "Polisi Mekah akan mengelompokkan para peziarah dan pengunjung di Masjidil Haram untuk memfasilitasi masuk dan keluar mereka," ujar Al-Ossaimi.

    Al-Ossaimi juga mengatakan operasi keamanan juga mencakup tempat parkir dekat daerah pusat dan titik masuk ke Haram. Terdapat enam stasiun bus shuttle, yakni Bab Ali, Ban Ajyad, Al-Ghaza, Shuab Amir, Jaroul dan Reia Bakhsh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.