Rabu, 23 Mei 2018

Mahathir Mohamad - Lee Hsien Loong Bertemu Sabtu Ini, Bahas Apa?

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. (AP Photo/Wong Maye-E)

    Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong. (AP Photo/Wong Maye-E)

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad akan bertemu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong hari Sabtu, 19 Mei 2018 di Singapura.

    Lee menjelaskan rencana pertemuannya dengan Mahathir di hadapan parlemen hari Rabu, 16 Mei. Pertemuan yang sangat diharapkan oleh Lee akan digelar di Singapura.

    Baca: PM Malaysia Mahathir Mohamad Bersih-bersih Pemerintahan

    "Harakan kepada pemerintahan Malaysia yang baru sangat tinggi, dan saya pikir Dr Mahathir akan sangat sibuk ke depannya. Namun saya berencana bertemu dirinya Sabtu, dan mengatakan kepadana saya menantikan untuk bekerja dengannya kembali untuk saling memberikan manfaat," kata Lee di hadapan parlemen, seperti dikutip dari Channel News Asia.

    Selama ini, menurut Lee, hubungan Singapura dengan negara jiran terdekatnya sangat baik. Hal serupa di masa pemerintahan Perdan Menteri Najib Razak.

    Baca: PM Malaysia Mahathir Mohamad akan Selidiki Jaksa Agung

    Jauh sebelum Najib, Lee menjelaskan, Singapura telah bekerja sama dengan Malaysia dalam sejumlah proyek termasuk pembangunan gedung Second Link di Tuas.

    Lee mengatakan, dirinya juga sudah kenal lama dengan tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim. Saat itu Anwar merupakan rekan kerja saat Lee menjabat deputi perdana menteri Singapura.

    Baca: PM Mahathir Mohamad Tutup Pintu untuk UMNO

    Pemilu Malaysia pada 9 Mei lalu memenangkan partai koalisi oposisi yang dipimpin Mahathir dengan meraih suara mayoritas mengalahkan partai penguasa , UMNO. Kemenangan oposisi ini dinilai paling bersejarah sejak kemerdekaan Malaysia


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.