Jumat, 19 Oktober 2018

Warga Inggris Kecewa dengan Biaya Pernikahan Pangeran Harry

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle berbincang saat menghadiri acara untuk memperingati ANZAC Day di Westminster Abbey, London, 25 April 2018. Pasangan beda negara ini akan menikah pada 19 Mei mendatang. AP Photo/Kirsty Wigglesworth, pool

    Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle berbincang saat menghadiri acara untuk memperingati ANZAC Day di Westminster Abbey, London, 25 April 2018. Pasangan beda negara ini akan menikah pada 19 Mei mendatang. AP Photo/Kirsty Wigglesworth, pool

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua pekan jelang pernikahan akbar Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle, sebuah jajak pendapat dilakukan dan mengungkap fakta mengejutkan. Survei yang dilakukan YouGov dan dipublikasi pada Selasa, 16 Mei 2018, memperlihatkan dua dari tiga masyarakat Inggris tak tertarik dengan pernikahan Pangeran Harry dan kekasihnya.

    Baca: Makna Spesial Lokasi Bulan Madu Meghan Markle Pangeran Harry

    Pangeran Harry dan tunangannya, Meghan Markle menghadiri peringatan 25 tahun kematian Stephen Lawrence yang terbunuh dalam serangan yang bermotif rasis, di St Martin-in-The Fields, London, Inggris, 23 April 2018. Victoria Jones/Pool via AP

    Baca: Hormati Tradisi, Pangeran Harry - Meghan Markle Tak Bertemu

    Dikutip dari situs english.alarabiya.net pada Rabu, 16 Mei 2018, jajak pendapat YouGov juga menemukan sekitar 66 persen masyarakat Inggris tidak tertarik pada pernikahan anggota kerajaan itu dan sekitar sepertiga responden menyatakan tidak tertarik sama sekali dengan pernikahan Pangeran Harry.

    Jajak pendapat yang dilakukan YouGov dilakukan terhadap 1.615 responden yang merupakan masyarakat Inggris. Dalam jajak pendapat itu, hanya 27 persen responden yang berencana melihat atau mendengar seremoni langsung pesta pernikahan Pangeran Harry lewat televisi, radio atau media online.

    Hasil jajak pendapat itu menyiratkan para responden kecewa dengan biaya pengeluaran pernikahan sejoli tersebut. Sebab lebih dari separuh responden mengatakan pasangan itu seharusnya membayar sendiri keseluruhan biaya pernikahan mereka. Sedangkan sepertiga responden berpendapat tidak sudi uang pajak digunakan untuk pesta pernikahan keluarga kerajaan.

    Saat ini anggota keluarga kerajaan Inggris itu, membayar biaya pengamanan perayaan dan resepsi pernikahan dari uang para wajib pajak. Pernikahan yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 19 Mei 2018 itu, akhirnya dianggap oleh para responden hanya sebuah showbiz.

    "Ini tidak jauh berbeda dari pesona internasional dengan Kadarshians," kata Kepala Eksekutif, Graham Smith.

    Jajak pendapat yang dipublikasi beberapa hari menjelang pernikahan Pangeran Harry itu, juga mengungkap lebih dari separuh responden mengatakan masih menyayangi keluarga Kerajaan Inggris dan akan kecewa jika institusi kerajaan ini dihapuskan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.