PM Malaysia Mahathir Mohamad akan Selidiki Jaksa Agung

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tan Sri Mohamed Apandi Ali [The Malaysian Times]

    Tan Sri Mohamed Apandi Ali [The Malaysian Times]

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, memerintahkan Jaksa Agung Malaysia, Tan Sri Mohamed Apandi Ali, untuk mengambil cuti dan akan digantikan sementara oleh jaksa umum.

    Perdana Menteri mengatakan meskipun kontrak Apandi telah diperpanjang, pemerintah akan melakukan proses penyelidikan terhadap Apandi.

    "Ketika dia sedang cuti, jaksa umum akan mengambil alih pekerjaannya dan akan melanjutkan pekerjaannya," kata Mahathir Mohamad dalam konferensi pers di Perdana Leadership Foundation pada Senin 14 Mei, seperti dikutip dari The Star.

    Baca: Eksklusif -- Welsh: PM Malaysia Mahathir Bisa Memerintah 2 Tahun


    "Kami membutuhkan dasar untuk penyelidikan. Pada saat ini, kami belum mengajukan laporan resmi, meskipun ada banyak tuduhan terhadap Apandi," kata Mahathir Mohamad ketika ditanya apakah Apandi tengah dalam penyelidikan.

    Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, menjenguk Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat, Anwar Ibrahim, yang tengah dirawat di Rumah Sakit Rehabilitasi di Cheras, Kuala Lumpur, Sabtu sore 12 Mei 2018. Presiden PKR, Wan Azizah Wan Ismail, yang merupakan istri Anwar, turut hadir dalam pertemuan ini. Facebook.com/Bebas Anwar

    Mahathir Mohamad menyebut ketika penyelidikan dimulai maka Apandi bisa ditangguhkan termasuk melarang pergi ke luar negeri. Namun Apandi masih terlihat bekerja di kantornya pada Senin ini. 

    Baca: PM Malaysia Mahathir Mohamad Bersih-bersih Pemerintahan


    Mahathir Mohamad sebelumnya mengatakan bahwa Apandi telah merusak kredibilitasnya sendiri dan mengungkapkan beberapa pegawai pemerintah akan diselidiki atas peran mereka dalam pembatalan penyelidikan terhadap skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.