Media Dunia Sorot Teror Bom di Surabaya Menarget 3 Gereja

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana saat sebuah gereja diguncang ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur, 13 Mei 2018. Eris Riswandi/via REUTERS

    Suasana saat sebuah gereja diguncang ledakan bom di Surabaya, Jawa Timur, 13 Mei 2018. Eris Riswandi/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Media internasional  menyorot insiden bom di Surabaya yang menargetkan 3 gereja pada pagi hari ini, 13 Mei 2018. 

    Media kenamaan Inggris, Express, memberi judul Bom Ledakkan 3 Gereja di Surabaya. Media tersebut bahkan menyediakan perkembangan terbaru terkait serangan teror yang sejauh ini telah menewaskan 10 orang dan melukai 41 lainnya. Telegraph dan Reuters serta BBC juga meliput serangan teror biadab tersebut.

    Baca: Korban Tewas Bom di Surabaya Bertambah Jadi 11 Orang

    Media Rusia, Sputnik News melaporkan serangan teror yang berlangsung pada Minggu pagi, 13 Mei 2018 sekitar pukul 7.30 WIB dengan memberi judul Serial Teror Bom Terjadi di Kota Surabaya Indonesia.

    Media Australia, News.com.au Memberi judul laporannya Gereja Indonesia Jadi Sasaran Bom Teroris. Sydney Morning Herald juga melaporkan kejadian tersebut.

    Baca: Begini Kronologi Ledakan Bom di Surabaya

    NDTV, salah satu media terkemuka India memberi judul 9 Orang Tewas dan Puluhan Terluka Dalam Gelombang Serangan Bom di Gereja Indonesia.

    Media Amerika Serikat, CNN dalam laporannya memberi judul Sedikitnya 10 Orang Tewas Dalam Serangan Bom di 3 Gereja di Indonesia.

    Baca: Bom Surabaya, Pelaku di GKI Diponegoro Diduga Ibu dan Anak

    Ledakan bom di Surabaya pertama kali terjadi pukul 06.30 di Gereja Santa Maria Tak Bercela. Setelah itu, bom meledak di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro pada pukul 07.15 dan disusul ledakan di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno pada pukul 07.53.

    Dalam peristiwa  bom di Surabaya, 11 orang tewas dan 41 orang luka-luka. Belum ada pernyataan apapun dari pelaku pengeboman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.