Anwar, Tokoh Oposisi Malaysia Bebas dari Penjara Selasa Ini

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad bertemu dengan pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim, 5 September 2016. Facebook.com/PKR

    Mantan Perdana Menteri Malaysia, Dr Mahathir Mohamad bertemu dengan pemimpin Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim, 5 September 2016. Facebook.com/PKR

    TEMPO.CO, Jakarta - Tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim dipastikan bebas dari penjara hari Selasa, 15 Mei mendatang. Pembebasan Anwar diungkapkan anak perempuannya, Nurul Izah kepada Reuters, 12 Mei 2018.

    Baca: Eksklusif - Najib Razak Minta Maaf, Putri Anwar Ibrahim Bilang... 

    "Iya," kata Nurul Izha membenarkan pembebasan Anwar yang divonis penjara tahun 2015 atas dakwaan sodomi, meski para pendukungnya menuding kasus ini dipolitisasi.

    Pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim (tengah) berbicara di depan para pendukungnya didampingi oleh istrinya Wan Azizah Wan Ismail setelah persidangan atas kasus sodomi yang menimpanya memberikan vonis bebas di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (9/1). REUTERS/Bazuki Muhammad

    Menurut Nurul, pengampuan raja terhadap ayahnya sudah diajukan karena Anwar diberlakukan semena-mena.

    Perdana Menteri Malaysia yang baru dilantik, Mahathir Mohamad beberapa hari lalu mengatakan Anwar akan dibebaskan pekan ini.

    Baca: Eksklusif - Tian Chua: Najib Razak Mundur, Barisan Nasional Bubar

    Anwar, pemimpin partai oposisi Pakatan Rakyat, secepatnya akan dibebaskan dengan pengampunan penuh raja Malaysia Sultan Muhammad V.

    Mahathir bergandeng tangan dengan Anwar Ibrahim dalam pemilu yang digelar pada 9 Mei 2018 untuk mengalahkan partai Barisan Nasional, partai yang berkuasa pendukung Perdana Menteri Najib Razak. Hasil pemilu ternyata memenangkan koalisi partai oposisi pimpinan Mahathir. Alhasil Najib terguling dari pemerintahan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.