Rabu, 23 Mei 2018

Bikin Film di Arab Saudi Dapat Diskon, Kok Bisa?

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berkumpul di Bioskop Raja Abdullah sehari menjelang pemutaran film komersial pertama di Riyadh, Arab Saudi, 17 April 2018. Pemutaran pribadi film Hollywood

    Warga berkumpul di Bioskop Raja Abdullah sehari menjelang pemutaran film komersial pertama di Riyadh, Arab Saudi, 17 April 2018. Pemutaran pribadi film Hollywood "Black Panther" akan menandai peluncuran bioskop yang akan dibuka kembali untuk umum. AP

    TEMPO.CO, Cannes - Pemerintah Arab Saudi menawarkan diskon biaya pembuatan film di negeri jazirah ini hingga 35 persen.

    “Kami juga membuat panduan mengenai cara mendapat diskon biaya lebih dari 35 persen,” kata Ahmad Al-Maziad, CEO Otoritas Budaya Umum, Arab Saudi, di sela-sela acara sarapan pagi VIP dalam Festival Film Cannes ke-71 di Cannes, Prancis, seperti dilansir Arab News, Jumat, 11 Mei 2018.

    Baca: Warga Arab Saudi Mengeluh, Tiket Bioskop Terlalu Mahal

    Al-Maziad mengatakan Arab Saudi membuka diri untuk industri film global melakukan bisnis dan pembuatan film di sana. Otoritas Budaya menggelar berbagai kegiatan promosi lokasi, mengembangkan bakat untuk industri film, dan memberikan beasiswa.

    Otoritas Budaya Saudi menggelar acara sarapan VIP di sela-sela Festival Film Cannes ke-71 di Cannes, Prancis, Jumat, 11 Mei 2018. Arab News

    Al-Maziad mengatakan diskon besar itu berlaku untuk seluruh biaya yang dikeluarkan produser saat beraktivitas di Saudi. Dalam acara yang berlangsung di Carlton Hotel, dia mengatakan, pemerintah Saudi juga menyediakan dana untuk memberi diskon bagi biaya penggunaan talenta lokal. “Ini sebagai insentif agar produser mau menggunakan talenta lokal sehingga mengembangkan bakat para pekerja seni di dunia industri film,” kata Al-Maziad.

    Baca: Bioskop 4 Dimensi Bakal Manjakan Penonton Arab Saudi

    Dia mengatakan program insentif ini berlaku secara luas, dari film dokumenter, animasi, sampai program televisi. “Kami percaya, semakin banyak talenta lokal bekerja dengan kru film internasional, mereka akan berkembang semakin cepat,” kata Al-Maziad.

    Seperti dilansir Reuters, otoritas tertinggi Arab Saudi mulai membuka diri dan mengembangkan berbagai sumber pendapatan ekonomi untuk menyerap tenaga kerja dari kalangan muda dan milenial.

    Pada kunjungan ke Amerika Serikat beberapa bulan lalu, Pangeran Mohammed bin Salman mendatangi Hollywood dan mengajak para eksekutif perusahaan besar film di sana mengembangkan industri film di Saudi.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.