Arab Saudi Dihantam Badai Pasir, Sekolah Ditutup Demi Kesehatan

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kota Mekah yang ditutupi oleh badai pasir dan disertai hujan. Badai pasir melanda beberapa negara di Timur Tengah beberapa hari lalu, seperti Jeddah, Libanon, Suriah, Israel dan Siprus. Miyra Mathilda/Jemaah Haji

    Suasana kota Mekah yang ditutupi oleh badai pasir dan disertai hujan. Badai pasir melanda beberapa negara di Timur Tengah beberapa hari lalu, seperti Jeddah, Libanon, Suriah, Israel dan Siprus. Miyra Mathilda/Jemaah Haji

    TEMPO.CO, Jakarta - Ibu Kota Arab Saudi, Riyadh, dihantam badai pasir, Rabu, 9 Mei 2018, mengakibatkan seluruh sekolah di kota tersebut diliburkan. "Penutupan sekolah tersebut demi kesehatan anak murid dan jalan-jalan dipenuhi debu," tulis Arab News, Kamis, 10 Mei 2018.

    Selain menutup sekolah, pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga meminta kepada para pengendara sepeda motor berhati-hati sebab angin yang masuk ke kota berkecepatan tinggi.

    Baca: Arab Saudi Dihantam Badai Pasir

    Badai kilat di Arab Saudi. [Arab News]

    Pihak Departemen Lalu Lintas juga memperingatkan para pengguna jalan raya mengenai daya pandang rendah akibat badai pasir.

    Meskipun demikian, bada pasir di Arab Saudi tidak mempengaruhi lalu lintas penerbangan di Riyadh. "Sejumlah penerbangan tetap berlangsung sesuai jadwal," kata pejabat lapangan terbang internasional King Khalid.

    Lihat foto: Badai Pasir Disertai Hujan Terjang Kota Mekah

    Kilatan petir saat hujan deras menerjang kota Jeddah, Arab Saudi, 17 November 2015. Hujan deras disertai badai mengakibatkan banjir di kota Jeddah yang memakan korban 2 orang tewas. REUTERS/Mohamed Al Hwaity

    Badai pasir di Arab Saudi ini kemungkinan akibat perubahan cuaca. Pada awal April 2018, Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi di Najran memperingatkan warga mengenai perubahan cuaca dan arah angin yang dapat mengganggu daya pandang karena tertutup oleh pasir. "Kondisi ini akibat badai angin dan pasir di sejumlah kawasan di Arab Saudi," bunyi laporan Arab News.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.