Rabu, 23 Mei 2018

Virus Ebola Membunuh 17 Orang di Kongo

Reporter:
Editor:

Choirul Aminuddin

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mutasi Virus Ebola Kembali Mengancam

    Mutasi Virus Ebola Kembali Mengancam

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya 17 orang tewas akibat serangan virus Ebola di Kongo. Keterangan tersebut disampaikan kantor Kementerian Kesehatan Kongo seperti dikutip Al Jazeera, Rabu, 9 Mei 2018.

    Kementerian Kesehatan Kongo dalam sebuah pernyataan, Selasa, 8 Mei 2018, mengatakan, pihaknya membenarkan telah melakukan uji laboratorium menyusul 21 pasien yang diduga kena serangan virus di Ikoko Impenge, dekat Kota Bikoro.

    Baca: Virus Ebola Tewaskan 59 Warga Guinia

    Virus Ebola Bertahan di Air Mani

    Pernyataan itu menyebutkan, petugas kesehatan mengambil sampel dari lima terduga kena virus Ebola di Bikoro, Provinsi Equater, untuk diuji di Institut National de Recherche Biomedicale, di Ibu Kota Kinshasa.

    Dalam lima pekan ini, Al Jazeera melaporkan, setidaknya 17 orang tewas diduga akibat merebaknya masalah virus. Tetapi belum ada yang memastikan kematian tersebut akibat serangan Ebola.

    Baca: Delapan Fakta Virus Mematikan Ebola

    Virus Ebola Bertahan di Air Limbah

    "Negara kami dihadapkan pada epidemi virus Ebola," kata Menteri Kesehatan Kongo.

    Kasus terakhir merebaknya masalah Ebola terjadi setahun lalu di Kongo. Saat itu, Mei 2017, delapan orang terinfeksi Ebola empat di antaranya tewas.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Ganjil Genap Diperluas, Uji Coba Dilakukan Juli 2018

    Perluasan aturan ganjil genap di Jakarta akan dimulai Juli 2018. Ini berlaku selama pelaksanaan Asian Games dan mungkin akan dipertahankan.