Uran-9, Tank Canggih Rusia Siap Dipamerkan ke Publik

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Uran-9, Tank tanpa awak canggih Rusia

    Uran-9, Tank tanpa awak canggih Rusia

    TEMPO.CO, Jakarta - Tank canggih tanpa awak Rusia yang diberi nama Uran-9 akan segera diperkenalkan secara resmi ke publik. Sebelumnya tank robot tersebut hanya dipamerkan berdasarkan video uji coba yang tersebar luas di media sosial.

    Uran-9 dioptimalkan untuk menghancurkan kendaraan lapis baja lainnya. Untuk tujuan itu, tank tanpa awak ini dilengkapi meriam 30mm yang mampu menembakkan sekitar 400 peluru per menit. Sebagian besar persenjataannya mampu dikonfigurasi sesuai kebutuhan.

    Baca: Cina Belanja Peralatan Militer ke Rusia  

    Uran-9 dapat membawa berbagai rudal anti-tank. Ini dapat mencapai target sejauh 4 kilometer sebelum meledakkan hulu ledak ke dalam kendaraan musuh dengan tingkat akurasi 90 persen.

    Uran-9 juga dapat membawa beberapa rudal kecil permukaan-ke-udara. Ini akan membuat pesawat ataupun helikopter militer lawan yang terbang dalam radius 3 kilometer di atas permukaan tanah.

    Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya melaporkan Uran-9 diuji dalam pertempuran di Suriah dan akan diperkenalkan secara resmi pada parade Hari Kemenangan pada 9 Mei.

    Baca: Rusia Sukses Uji Rudal Penghancur Satelit Intelijen AS di Orbit

    "Uran-9 dirancang sebagai pendukung unit militer Rusia di medan perang. Unit ini mampu melakukan tugas dalam cuaca dan kondisi geografis yang berbeda. Mesin radio-controlled dilengkapi dengan Shmel-M flamethrowers, senapan mesin PKTM dan pistol 30mm 2A72 otomatis," demikian lapor Kementerian Pertahanan Rusia.

    Kendaraan lapis baja tanpa fasilitas dan ruangan bagi awak tank ini akan menjadi kebanggaan selama parade Hari Kemenangan yang dipimpin Presiden Vladimir Putin. Perayaan itu untuk mengenang kemenagan Uni Soviet terhadap Nazi Jerman.

    Berita tentang proyek Uran-9 pertama kali muncul pada 2015.

    Baca: Nerekhta, Robot Tempur Rusia untuk Medan Perang Sulit

    Kendaraan tempur multiguna Uran-9 diresmikan oleh produsen peralatan militer Rusia JSC 766 UPTK selama Forum Miltary-Technical International Army 2016 yang diselenggarakan di Rusia pada bulan September 2016.

    Dilengkapi dengan berbagai senjata dan sensor, robot militer tersebut akan meningkatkan efektivitas tempur regu infantri, sambil menawarkan perlindungan maksimal kepada personel militer Rusia.

    Spesifikasi desain menyerukan untuk pengintaian dan kendaraan penunjang kebakaran, yang dimaksudkan untuk beroperasi di garis depan di tengah pertempuran yang paling tebal. Tapi itu juga dimaksudkan untuk menghancurkan kendaraan musuh yang jauh lebih besar dan sangat terlindungi dari dirinya. Dan, itu hanyalah salah satu dari senjata baru paling mematikan Rusia yang Putin pamerkan ke publik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.