Selasa, 23 Oktober 2018

Ingin Berdamai, Cina Sumbang Burung Ibis ke Jepang

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Diplomasi Burung Ibis Jambul Cina dan Jepang

    Diplomasi Burung Ibis Jambul Cina dan Jepang

    TEMPO.CO, JakartaCina akan menyumbangkan sepasang burung ibis jambul ke Jepang pada KTT akhir pekan ini sebagai langkah untuk memperbaiki hubungan diplomatik kedua negara.

    Baca: Jepang Protes Cina yang Bangun Radar di Laut Cina Timur

    Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Perdana Menteri China Li Keqiang akan bertemu pada Rabu, 9 Mei 2018 di Tokyo. Jika keduanya setuju memberi dan menerima ibis langka khas Cina tersebut, maka akan menjadi sumbangan pertama Beijing terhadap burung yang terancam punah ke Jepang dalam 11 tahun.

    Selain tujuannya bersifat diplomatis, langkah itu juga bertujuan untuk mengamankan kelangsungan hidup ibis di Jepang.

    Baca: Gunakan Wanita Cina, Poster Nasionalisme Jepang Jadi Olok-olok

    "Untuk mengamankan keragaman genetik, kami telah meminta sumbangan ibis baru dari Cina," kata Kepala Sekretaris Kabinet Yoshihide Suga, seperti dilansir South China Morning Post pada 7 Mei 2018.

    Burung-burung itu nantinya akan dikirim ke Pulau Sado, prefektur Niigata, Jepang tengah.

    Baca: Usai Bertemu, Konflik Cina--Jepang di Laut Cina Timur Mereda

    Pada 1999, sepasang ibis jambul dikirim ke Sado setelah dijanjikan oleh Presiden Cina saat itu, Jiang Zemin. Tiga lagi ibis dikirim ke Jepang pada 2007.

    Pada 2011, Perdana Menteri Cina Wen Jiabao menyatakan niatnya untuk menyumbangkan ibis lain ke Jepang. Tetapi rencana itu ditangguhkan karena hubungan keduanya memburuk atas perselisihan teritorial yang melibatkan Kepulauan Senkaku di Laut Cina Timur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.